Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis pada Rabu (21/5/2025) mengakibatkan bencana alam di sejumlah titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis mencatat sedikitnya ada 22 laporan kejadian bencana mulai dari tanah longsor, pergerakan tanah, hingga banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan adanya laporan bencana akibat intensitas hujan yang tinggi.
“Ya, kemarin ada 22 laporan bencana yang masuk. Laporannya mencakup kejadian tanah longsor, pergerakan tanah, banjir, hingga rumah tertimpa pohon,” kata Ani, Kamis (22/5/2025).
Adapun sebaran lokasi dan jenis bencana yang terjadi di beberapa titik di Kabupaten Ciamis itu yakni, tanah longsor di Dusun Mekarmulya, Desa Kertayasa, Kecamatan Panawangan.
Kemudian Desa Rawa dan Desa Sadewata, Kecamatan Lumbung, Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan, Desa Cipaku, Kecanatan Cipaku, Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih.
“Lalu Desa Linggapura, Desa Kawali, Desa Karangpawitan, Desa Sindangsari, Kecamatan Kawali dan Desa Sukahurip, Kecamatan Cihaurbeuti,” ucapnya Ani.
Ani menyebut sedangkan untuk pergerakan tanah itu di Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa. Lalu Banjir di Desa Kertaharja dan Desa Tanjungmulya, Kecamatan Panumbangan dan Desa Sukasetia, Kecamatan Cihaurbeuti.
Sementara untuk pohon tumbang itu di Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican. Lalu rumah ambruk dan TPT longsor Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis.
“TPT dan tebing longsor di beberapa titik di Desa Cipaku, Kecamatan Cipaku,” kata Ani.
Ani menegaskan, setelah menerima laporan, tim BPBD langsung dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat. Selain itu, bantuan logistik juga segera disalurkan kepada warga terdampak.
“Tim kami langsung mendatangi lokasi untuk asesmen dan memberikan bantuan logistik bencana,” pungkasnya. (Ayu/AA/Djavatoday.com)

