Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kali ini, bencana tersebut menerjang dua desa di dua kecamatan pada Kamis (2/10/2025) sore. Sejumlah pohon tumbang hingga menimpa atap rumah warga. Tercatat, tiga rumah mengalami kerusakan dan satu keluarga harus mengungsi karena rumahnya bocor parah.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan adanya kejadian ini. Ia mengatakan, begitu menerima laporan dari warga, tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus memberikan bantuan darurat.
“Petugas sudah kami terjunkan untuk melakukan pengamanan. Selain itu, bantuan berupa terpal dan sembako juga langsung disalurkan kepada warga yang terdampak,” ujar Ani, Jumat (3/10/2025).
Ani menjelaskan, hujan disertai angin kencang pertama terjadi di Desa Sidahadja, Kecamatan Pamarican. Dua rumah warga mengalami kerusakan setelah atapnya tertimpa pohon tumbang. Bagian atap menjadi yang paling parah terdampak.
Menurut Ani, aparat desa bersama BPBD, Tagana, serta relawan bahu-membahu membersihkan material pohon yang roboh. “Alhamdulillah pohon yang menimpa rumah sudah berhasil dievakuasi, sehingga warga bisa lebih tenang,” katanya.
Tak hanya di Sidahadja, angin kencang juga melanda Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi. Sebuah pohon jati tumbang dan menimpa rumah milik Amsar (34), yang dihuni oleh empat anggota keluarga. Akibatnya, bagian kamar dan ruang tengah mengalami kerusakan cukup parah.
“Karena kondisi rumah sudah tidak memungkinkan untuk ditempati, pemilik rumah bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat,” ungkap Ani.
BPBD memastikan penanganan cepat dilakukan agar kerusakan tidak semakin meluas. Atap rumah yang rusak sementara ditutup menggunakan terpal bantuan.
Selain petugas BPBD, penanganan bencana ini juga melibatkan aparat desa, TNI/Polri, Tagana, relawan, hingga masyarakat sekitar. Mereka bergerak bersama membersihkan pohon tumbang dan membantu warga terdampak.
“Bantuan darurat sudah kami salurkan, berupa terpal untuk menutup atap yang bocor serta paket sembako bagi keluarga terdampak,” jelas Ani.
Dengan adanya penanganan cepat ini, diharapkan warga yang terdampak bisa segera kembali beraktivitas normal. BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. (Ayu/CN/Djavatoday)

