Berita Ciamis (Djavatoday.com),- BPBD Ciamis mencatat tiga laporan bencana alam yang terjadi di beberapa Desa di Tiga Kecamatan di Kabupaten Ciamis, Jumat (23/5/2025).
Laporan jenis bencana tersebut meliputi tanah longsor, dampak cuaca ekstrem, hingga rumah ambruk. Ketiganya karena hujan deras yang mengguyur wilayah Ciamis dan sekitarnya dengan intensitas tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan pihaknya menerima laporan tanah longsor di Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog.
Sementara itu, kejadian cuaca ekstrem terjadi di Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, dan satu rumah ambruk di Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi.
“Setelah menerima laporan. Tim kami langsung terjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan, assessment, dan penyaluran bantuan kebencanaan,” ujarnya, Sabtu (24/5/2025).
Tak hanya itu, BPBD Ciamis juga melakukan assessment tambahan di sejumlah titik rawan bencana.
Assesment tersebut di Desa Pasirnagara Kecamatan Pamarican, Desa Darmacaang Kecamatan Cikoneng, Desa Pasawahan Kecamatan Banjaranyar.
Lalu Desa Tanjungmulya, Kecamatan Panumbangan. Selain itu, pemangkasan pohon BPBD Ciamis lakukan di Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari untuk mencegah potensi kerusakan akibat angin kencang.
BPBD juga melaporkan aktivitas peninjauan rumah ambruk di Desa Sindangsari, Kecamatan Cikoneng dan Desa Danasari Kecamatan Cisaga.
Sementara itu, pemantauan pergerakan tanah dengan menggunakan drone di Desa Talagasari, Kecamatan Kawali dan Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor dan pergerakan tanah, agar meningkatkan kewaspadaan,” kata Ani.
Sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana, BPBD Ciamis terus berkomitmen memberikan respon cepat demi keselamatan dan keamanan masyarakat Kabupaten Ciamis. (Ayu/AA/Djavatoday.com)

