Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Persiapan PSGC Ciamis menuju kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 belum sepenuhnya rampung. Setelah sekitar sebulan membangun tim, Laskar Singacala masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Evaluasi itu terlihat dari hasil uji coba PSGC saat menghadapi Persekabpas di Yogyakarta. Dalam pertandingan tersebut, PSGC harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-0.
Bagi tim pelatih, hasil pertandingan bukan sekadar soal menang atau kalah. Laga tersebut menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana perkembangan skuad sekaligus menemukan bagian permainan yang masih perlu diperbaiki.
Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Eka Ramdani, mengatakan komunikasi antarpemain menjadi salah satu aspek yang masih harus ditingkatkan.
“Ya, ada beberapa aspek yang memang harus diperbaiki dan terus kita perbaiki. Terutama mungkin di komunikasi,” kata Eka.
Selain komunikasi, lini pertahanan juga menjadi sorotan. Dua gol yang bersarang ke gawang PSGC dinilai terjadi karena pemain kurang cepat membaca permainan dan mengantisipasi pergerakan lawan.
“Saya melihat kesalahannya itu lebih ke kurang membaca permainan, sehingga antisipasinya kurang. Dua gol yang terjadi juga mungkin lebih ke individual dan kurang antisipasi,” ujarnya.
Karena itu, tim pelatih tidak ingin berhenti pada satu pertandingan uji coba. PSGC masih akan menambah agenda pertandingan untuk memberikan pengalaman bermain sekaligus menguji kembali hasil evaluasi yang telah dilakukan.
Lawan Persiba Balikpapan
Salah satu calon lawan yang disiapkan adalah Persiba Balikpapan. Kedua tim rencananya bertemu di Yogyakarta pada 5 September 2026.
Menurut Eka, komunikasi antara tim pelatih PSGC dan Persiba sudah mencapai kesepakatan. Tinggal menunggu proses finalisasi dari masing-masing manajemen klub.
“Rencana uji coba itu tanggal 5 lawan Persiba Balikpapan di Jogja. Kalau komunikasi kita antar pelatih sih sudah fix, tinggal tim manajemen,” kata Eka.
Persiba sendiri tengah menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. Tim tersebut juga baru menjalani pertandingan uji coba menghadapi Sumsel United.
Bagi PSGC, laga melawan Persiba bisa menjadi ujian tambahan sebelum kompetisi bergulir. Tim pelatih dapat kembali melihat perkembangan organisasi permainan, komunikasi, hingga kesiapan fisik para pemain.
Namun, PSGC tidak hanya menyiapkan satu agenda uji coba.
Beri Menit Bermain Pemain Pelapis
Tim pelatih juga merencanakan pertandingan menghadapi tim Porprov Kabupaten Bandung di Ciamis. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi pemain yang sebelumnya belum banyak mendapatkan menit bermain.
Eka mengatakan kesempatan bermain diperlukan agar seluruh pemain memiliki kesiapan yang relatif merata.
“Terus kemarin kan ada beberapa pemain juga yang tidak mendapatkan menit bermain. Mungkin hari Rabu kita rencana ada uji coba sama Porprov Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Dengan tambahan agenda tersebut, PSGC ingin memaksimalkan waktu yang tersisa sebelum memasuki kompetisi. Selain mengevaluasi kekurangan tim, pertandingan uji coba juga menjadi ruang bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing mendapatkan tempat di skuad utama.
PSGC Ciamis dijadwalkan mengawali perjuangannya di Liga 2 musim 2026/2027 pada 12 September 2026. Laskar Singacala akan menghadapi Persikad dalam pertandingan perdana.
Waktu yang tersisa pun menjadi fase penting bagi PSGC. Hasil uji coba menjadi bahan evaluasi, sementara pertandingan tambahan diharapkan bisa membuat tim semakin matang sebelum memasuki persaingan sesungguhnya di Liga 2. (Ayu/CN/Djavatoday)

