Minggu, Februari 25, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Astana Gede Kawali, Ibukota Kerajaan Galuh

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Astana Gede Kawali merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang berada di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Situs ini terletak di Dusun Indrayasa Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Jika kamu berangkat dari pusat kota Ciamis, kamu hanya memerlukan waktu kurang lebih setengah jam untuk sampai ke lokasi.

‘Astana’ jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia mempunyai arti ‘makam’, sedangkan ‘Gede’ artinya ‘besar’. Jadi Astana Gede adalah makam orang-orang besar. Konon tempat ini pada zaman dulu merupakan ibukota dari kerajaan Galuh, sehingga terdapat banyak peninggala benda-benda bersejarah di dalamnya.

Ada dua versi pendapat mengenai arti dari Astana Gede ini. Yang pertama, ‘besar’ disini berarti orang-orang yang mempunyai postur tubuh yang besar, karena jika kamu berkunjung ke situs ini,  kamu akan melihat makam-makam berukuran besar dan berbeda dengan ukuran makam pada umumnya.

Sedangkan versi lain menyebutkan bahwa ‘besar’ disini mengandung makna orang-orang terhormat seperti raja, senopati, dan pejabat kerajaan lainnya atau dalam istilah Sunda disebut dengan ‘gegeden’.

Peninggalan Arkeologi Situs Astana Gede

Untuk memasuki kawasan situs Astana Gede, kamu hanya perlu mengeluarkan uang senilai Rp. 2.500,- untuk biaya tiket masuk. Dengan harga tiket yang sangat terjangkau, kamu sudah bisa menjelajah kawasan situs Astana Gede yang bernilai sejarah tinggi.

Di dalam situs Astana Gede kamu akan menemukan berbagai macam peninggalan arkeologi, seperti batu prasasti, batu menhir dan makam. Prasasti yang ada di situs ini merupakan dokumen dan piagam yang ditulis dengan menggunakan bahasa dan aksara Sunda buhun. Tercatat, ada enam prasasti yang ada di kawasan situs Astana Gede Kawali. Prasasti ini dinamai dengan Prasasti Kawali I – VI.

Situs Astana Gede ini sudah dijadikan Situs Cagar Budaya. Oleh karena itu, keberadaannya dilindungi Undang-Undang. Tidak boleh ada seseorang yang berani merusak atau mencuri salah satu peninggalan yang ada di kawasan ini, bahkan yang memindahkan sekalipun bisa dikenakan sanksi.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi situs Astana Gede di tengah masa pandemi Covid-19, tetap perhatikan protokol kesehatan dengan selalu melakukan 3M. Selain itu kamu wajib menjaga lingkungan situs ini agar tetap bersih dan tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak peninggalan arkeologi yang ada di dalamnya. (Willy/Djavatoday)

Hadiri Kuliah Umum, Wabup Yana: STIKes Muhammadiyah Ciamis Berkontribusi Tingkatkan IPM

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra menghadiri kegiatan kuliah umum di STIKes Muhammadiyah, Sabtu (24/2/2024). Yana menyebut STIKes Muhammadiyah menjadi pilar...

Pasar Apung Malang, Kuliner 6 Negara dalam 1 Tempat

Pasar Apung Malang merupakan sebuah pasar yang menjadi rangkaian terakhir dalam wisata museum angkut. Objek wisata ini menawarkan sensasi berbelanja yang berbeda karena setiap...

The Legend Stars Park: Wahana, HTM, hingga Lokasi

The Legend Stars Park merupakan sebuah objek wisata kekinian yang menawarkan banyak spot wisata yang edukatif. Objek wisata ini memiliki daya tarik utama berupa...

Cerita Jembatan Cilokat di Buniseuri Ciamis yang Angker

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Jembatan Cilokat di Jalan Raya Ciamis-Kawali, tepatnya di Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, dikenal angker. Konon di jembatan tersebut kerap terdengar suara...

Terpopuler

Lainnya