Sabtu, April 20, 2024

Ada Bangunan Turbin Pembangkit Listrik Peninggalan Belanda di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Ada bangunan Turbin pembangkit listrik yang konon peninggalan pada zaman kolonial Belanda di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Konon Turbin Belanda Pamundayan itu adalah turbin pembangkit listrik yang terbesar di Kabupaten Ciamis pada masanya. Lokasi bangunan bekas turbin itu berada di wilayah Pamundayan, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Nampak berjejer 17 tiang besar yang terbuat dari batu dengan ketinggian berbeda. Di ujung tiang itu terdapat tabung besar yang merupakan turbin air dengan ketinggian mencapai 6 meter dan diameter kurang lebih 3 meter.

Sepintas belasan tiang batu dengan semen itu mirip seperti benteng pertahanan. Namun menurut warga setempat tiang tersebut merupakan penyangga talang air dari saluran bendungan dari Sungai Cimuntur. Konon air itu kemudian dialirkan ke tabung untuk menggerakkan turbin.

Menurut penjelasan dari aplikasi Galuh Virtual milik Disbudpora Ciamis, turbin itu dibangun oleh orang Belanda bernama Tuan Hesman. Dibuat dari baru, pasir, baru kabur dan semen merah. Turbin itu merupakan pembangkit listrik terbesar di Kabupaten Ciamis.

Diceritakan, sebelum turbin itu dibangun, Tuan Hesman memerintahkan pekerjanya untuk mencuci pasir sebelum dicampur dengan bahan lainnya. Untuk memasok air dan menggerakkan turbin tersebut, Tuan Hesman pun membangun bendungan di daerah Cipisitan.

Tuan Hesman merupakan pengusaha dan memiliki pabrik pengolahan karet di lokasi tersebut. Turbin itu sengaja dibuat untuk memasok listrik ke pabrik pengolahan karet milik Tuan Hesman. Pabrik pengolahan karet itu dulu dikelola juga oleh adga pribumi diketahui bernama Wikarja dan Wikarta sebagai mandor.

“Iya menurut cerita orang tua dulu bangunan itu peninggalan Belanda. Saya sejak kecil, bangunan itu sudah ada. Tiang-tiang itu penyangga talang air. Sedangkan tabung di ujung itu adalah turbin untuk pembangkit listrik,” ujar Eman (65), warga setempat.

Warga Tidak Merobohkan Bangunan Turbin Pembangkit Listrik Peninggalan Belanda

Menurut Eman, sampai saat ini bangunan tiang-tiang itu tidak dirobohkan oleh warga. Meski lahan sawah tersebut sudah milik masyarakat dan menutup sebagian lahan. Namun sebelum menjadi area persawahan, di wilayah itu dulunya adalah perkebunan karet.

“Ya mungkin buat kenang-kenangan. Sejak saya kecil dulu juga sudah tidak difungsikan tapi bangunannya tetap kokoh,” ucapnya.

Eman menyebut meski turbin itu sudah tidak berfungsi, namun peninggalan bendungan yang dibangun orang Belanda itu bermanfaat untuk masyarakat. Saluran bendungan itu kini dimanfaatkan warga untuk mengairi area persawahan.

“Ada manfaatnya, talangnya kan sudah tidak ada jadi air dari saluran bendungan itu kini untuk mengairi sawah. Alhamdulillah waktu kemarau juga air selalu mengalir dan bisa tetap panen,” ucapnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Mitos Pantangan Warga Sumedang Kunjungi Situ Panjalu Ciamis Terpecahkan Lewat Kirab Mahkota Binokasih

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Setelah sekian lama mitos pantangan atau larangan warga Sumedang mengunjungi/menyeberangi Situ Lengkong Panjalu, Ciamis kini terpecahkan. Hal itu ditandai dengan even...

Akhiri Masa Jabatan Bupati Ciamis Herdiat Lantik 146 Pejabat, Andang Firman Jadi Sekda

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengakhiri masa jabatan dengan melantik dan ambil sumpah 146 pejabat Pemkab Ciamis. Pelantikan dilaksanakan di halaman Pendopo...

TNI Sumedang Bangun Saluran Air Bagi Warga yang Terdampak Longsor di Permukiman

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- TNI Koramil 1009 Tomo Kodim 0610 Sumedang menggelar kegiatan karya bakti. TNI membantu masyarakat membangun saluran air di Dusun Cirendang, Desa...

Kirab Mahkota Binokasih di Ciamis Jadi Edukasi Sejarah untuk Masyarakat

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kirab Mahkota Binokasih dari Keraton Sumedang Larang telah dilaksanakan dua hari di Kabupaten Ciamis, Selasa-Rabu (16-17/5/2024). Kirab digelar di dua tempat...

Terpopuler

Lainnya