Jumat, April 19, 2024

5 Tarian Tradisional Jawa Barat yang Terkenal

Tarian tradisional Jawa Barat ada banyak macamnya. Setiap tarian bahkan memiliki makna dan fungsinya sendiri. Tarian tradisional adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang perlu kita lestarikan. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk mengetahui jenis-jenisnya.

Sebagai salah satu provinsi yang padat penduduk, Jawa Barat memiliki karya seni yang syarat akan makna, termasuk tari tradisional. Tari-tari ini juga menampilkan ciri khas Jawa Barat. Beberapa di antaranya bahkan sudah ada yang mendunia, loh. Penasaran ada tari apa saja? Berikut informasi selengkapnya.

Tarian Tradisional Jawa Barat

Berikut beberapa tarian yang wajib kamu ketahui.

Tari jaipong

Tarian tradisional Jawa Barat yang pertama yaitu tari jaipong. Tari ini termasuk tari Indonesia yang paling terkenal. Jaipong disajikan dengan cara menggabungkan beberapa elemen seni tradisi Karawang seperti wayang golek, ketuk tilu, topeng banjet, dan pencak silat.

Tari jaipong dikenal juga dengan istilah jaipongan. Jaipong sudah ada sejak tahun 1976 silam dengan penciptanya yaitu H. Suanda yang berasal dari Karawang.

Tari topeng

Tari topeng berasal dari daerah Cirebon. Seperti namanya, para penari akan memakai topeng sebagai aksesoris. Topeng ini dilengkapi bantalan karet di bagian mulut untuk digigit penari agar topeng tidak mudah jatuh.

Tari topeng juga memiliki berbagai macam jenis di antaranya yaitu topeng kelana, topeng panji, samba, rumyang, dan tumenggung. Setiap jenis tari topeng memiliki bentuk, warna, dan makna yang berbeda-beda. Namun secara umum tari ini mengisahkan perjalanan hidup manusia.

Tari merak

Tarian tradisional Jawa Barat yang berikutnya yaitu tari merak. Tari ini diciptakan oleh Rd. Tjetje Somantri yang berasal dari Kota Bandung, Jawa Barat. Tari ini menjadi salah satu bagian sejarah karena pertama kali tampil di Konferensi Asia Afrika yang dilaksanakan di Bandung tahun 1955.

Tari merak menggambarkan gerakan dari burung merak jantan. Biasanya tari merak akan diiringi lagu Macan Ucul. Tarian ini mengandung nilai religi, kehalusan budi, dan kebersamaan.

Tari sintren

Sama seperti tari topeng, tari sintren juga berasal dari Kota Cirebon. Tari sintren terkenal memiliki unsur magis sehingga para penari tidak boleh sembarangan. Tari sintren akan diawali dengan pembacaan mantra sambil membakar kemenyan yang dilakukan oleh dukun.

Para penari mengenakan kaca mata hitam dan seluruh tubuhnya diikat. Kemudian mereka akan dimasukkan ke dalam kurungan ayam. Penari-penari ini akan melepaskan ikatan tersebut setelah kurungan dibuka kemudian mulai menari.

Tari boboko mangkup

Tarian tradisional Jawa Barat yang terakhir yaitu boboko mangkup. Tari yang satu ini akan menggunakan boboko atau bakul berukuran besar sebagai properti. Boboko adalah tempat nasi bagi masyarakat Sunda. Penggunaan boboko ini disimbolkan sebagai sebuah kehidupan.

Dalam melakukan tarian boboko mangkup, boboko akan diletakkan secara telungkup ketika penari memulai tariannya. Hal tersebut menggambarkan kesulitas yang dialami oleh masyarakat.

Itulah beberapa tarian tradisional Jawa Barat yang terkenal dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat. Kamu bisa ikut melestarikan tari tradisional di atas dengan cara mempelajarinya atau cukup dengan menonton pementasannya. Yuk, lestarikan tari tradisional daerahmu! (Ume/Djavatoday)

Tradisi Mapag Ramadan, Ngikis Situs Apun Pager Gunung Dalem Singaperbangsa III Cisaga

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Menjelang Bulan Ramadan, warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis berkumpul di Situs Apun Pager Gunung Dalem Singaperbangsa III untuk mengikuti...

Sakralnya Tradisi Nyalin di Situs Samida Desa Sirnajaya Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Warga Desa Sirnajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, menggelar Tradisi Nyalin di Situs Samida, Senin (25/12/2023). Tradisi yang dilaksanakan di area makam...

Bus Pengangkut Siswa Pramuka Terguling di Sumedang, Ini Kata Kwarcab Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis angkat bicara atas insiden bus pembawa rombongan pelajar asal Ciamis yang terguling di Kabupaten...

Jelang Libur Nataru, Pengelola Wisata di Ciamis Diminta Mitigasi Hujan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Jelang musim libur natal dan tahun baru (Nataru) 2024, Dinas Pariwisata melakukan berbagai persiapan dan strategi untuk mendatangkan wisatawan dari luar...

Terpopuler

Lainnya