Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Ratusan guru honorer gabungan dari Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi damai dan mimbar bebas di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (26/1/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk tuntutan keadilan terhadap pemerintah terkait kesejahteraan guru honorer.
Dalam orasinya, perwakilan peserta aksi menyayangkan ketidakhadiran Wali Kota Tasikmalaya dalam menyerap langsung aspirasi para guru. Menurut mereka, kehadiran kepala daerah sangat penting sebagai simbol kepemimpinan dan tanggung jawab terhadap persoalan pendidikan.
“Wali kota adalah pemimpin kami. Seharusnya beliau hadir untuk mendengarkan aspirasi guru,” ujar salah seorang orator di hadapan massa.
Orator juga mengajak para peserta aksi untuk memanfaatkan media sosial agar tuntutan mereka mendapat perhatian lebih luas. Ia menilai, kebijakan sering kali baru direspons ketika suatu isu menjadi viral di ruang publik.
“Kita tidak menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tapi perlu diingat, sekolah swasta dan madrasah lahir lebih dulu dan ikut mencerdaskan bangsa,” ucapnya.
Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Nurdiawansyah, S.Pd.I., M.Si., menegaskan bahwa aksi tersebut bukan didorong rasa iri, melainkan tuntutan keadilan dan pengakuan terhadap peran guru honorer.
“Ini bukan soal iri. Ini soal nurani. Yang mengantar barang dihargai, tetapi yang mengantar ilmu justru sering dikesampingkan,” kata Iwan kepada wartawan.
Ia menambahkan, pemerintah dinilai mampu mengalokasikan anggaran untuk berbagai program, termasuk membayar tenaga pendukung, namun kesejahteraan guru honorer masih belum mendapat perhatian yang layak.
“Jika ilmu adalah masa depan bangsa, mengapa para pembawanya terus dilukai? Guru bukan beban negara, justru guru adalah pondasinya,” tegasnya.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian. Sejumlah pejabat turut hadir menemui massa aksi, di antaranya Kapolres Tasikmalaya Kota, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, serta perwakilan instansi terkait lainnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

