Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Kebakaran hebat menghanguskan tiga rumah milik satu keluarga di Kampung Peureus, Desa Nanggerang, Kecamatan Cigalontang, Rabu (25/3/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu membuat warga panik karena api muncul saat sebagian besar warga masih terlelap.
Kobaran api pertama kali diketahui dari rumah milik Omon. Teriakan korban yang meminta pertolongan sontak membangunkan warga sekitar. Mereka berhamburan keluar rumah dan berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun, upaya warga tidak membuahkan hasil. Api justru semakin membesar dan dengan cepat merembet ke dua rumah di sampingnya yang diketahui milik Dodo dan Sarif, yang masih satu keluarga.
Kondisi lokasi yang berada jauh dari jalan raya membuat proses pemadaman terkendala. Kendaraan pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau titik api, sehingga petugas yang tiba di lokasi kesulitan melakukan penanganan maksimal.
Dalam waktu kurang dari dua jam, ketiga rumah panggung tersebut ludes terbakar hingga rata dengan tanah beserta seluruh isinya.
Kapolsek Cigalontang, Aan, mengatakan api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah milik Omon.
“Api pertama kali muncul dari bagian atap rumah Omon, kemudian merembet ke rumah di sampingnya yang jaraknya berdekatan,” ujarnya.
Sementara itu, Omon mengaku sempat terbangun saat merasakan hawa panas di dalam rumahnya.
“Saya sedang tidur, tiba-tiba terasa panas. Pas bangun, api sudah ada di bagian atap dalam rumah,” katanya dengan kondisi masih syok.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta. Ketiga rumah yang terbakar diketahui masih dalam satu garis keluarga, yakni milik orang tua dan dua anaknya. (Ayu/CN/Djavatoday)

