Dampak negatif paylater bisa dibilang lebih banyak dibanding dengan dampak positifnya. Saat ini layanan paylater makin marak tersedia khususnya dalam belanja secara online. Biasanya mereka menggunakan slogan ‘beli sekarang, bayar nanti’. Jika dilihat dalam jangka pendek mungkin hal ini akan cukup membantu memenuhi kebutuhanmu, namun di balik itu ada dampak negatif yang turut muncul.
Dengan menggunakan paylater kamu mungkin bisa membeli barang apapun yang kamu mau meskipun kamu gak memiliki dana. Hal ini akan memunculkan impulsif buying berlebihan. Kamu akan banyak berbelanja barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Paylater juga dapat menambah nilai limit sehingga jumlah tagihanmu akan terus naik jika kamu tidak bisa mengontrolnya.
Dampak Negatif Paylater
Lebih jelasnya berikut dampak negatif paylater yang nyata terjadi.
Membuatmu terlena
Dampak negatif paylater yang pertama yaitu dapat membuat seseorang terlena sehingga ia akan terus menerus berbelanja. Kemudahan mendapatkan barang tanpa harus mengeluarkan uang sebelumnya akan memberikan efek senang sesaat. Mereka tidak perlu menabung untuk mendapatkan barang tersebut.
Selain itu, beberapa paylater memiliki skema kenaikan kredit dalam beberapa waktu tertentu. Kenaikan kredit ini akan membuat seseorang bisa berbelanja lebih banyak lagi. Namun kesenangan ini akan berganti dengan kekhawatiran karena tagihanpun akan ikut meningkat.
Pendapatan akan cepat habis
Namanya juga bayar nanti, jadi kamu tetap memiliki kewajiban untuk membayarnya ya. Kalo udah begini ya mau gak mau kamu harus melunasinya. Jadi ibaratnya kamu baru aja dapet gaji terus kamu alokasiin deh buat bayar tagihan. Akhirnya uang gajimu gak bisa utuh sampai paylatermu benar-benar lunas.
Tagihan disertai bunga
Dampak negatif paylater yang berikutnya yaitu tagihannya ditambah dengan bunga. Beberapa paylater mungkin mengiming-imingi bunga pinjaman yang kecil. Tapi percayalah bunga pinjaman akan terasa berat jika kamu lagi gak punya uang untuk bayar. Belum lagi jika kamu telat bayar, maka bunganya akan ditambah dengan denda.
Tak hanya itu, penagih paylater juga biasanya sangat menjengkelkan. Mereka akan terus-menerus menghubungimu sampai kamu membayar tagihan.
Sulit keluar dari dunia paylater
Seperti yang sudah disampaikan tadi, paylater dapat menaikkan kreditmu sewaktu-waktu. Imingan ini tentunya akan menggiurkan buat kamu yang udah terlena. Kamu akan menggunakan limit tersebut untuk berbelanja sesukamu tanpa memikirkan bagaimana cara membayarnya nanti.
Tagihan yang seharusnya menjadi yang terakhir akhirnya terus kamu perpanjang karena berbelanja barang baru. Siklus ini gak akan berhenti kalo bukan kamu sendiri yang punya kesadaran diri untuk menghentikannya.
Bisa merusak BI-checking
Dampak negatif paylater yang berikutnya yaitu dapat merusak BI-checkingmu. Paylater yang resmi akan terhubung sistemnya dengan OJK dan berpengaruh pada BI-checkingmu. BI-checking diperlukan untuk mengajukan angsuran seperti KPR, kredit bank, dan yang lainnya.
Jika kamu tidak patuh membayar atau telat membayar maka sistem akan memblacklist datamu. Ujungnya kamu akan kesulitan untuk mengajukan KPR dan sebagainya.
Demikianlah dampak negatif paylater yang bisa mengancammu. Untuk kamu yang belum terjerumus dalam dunia paylater maka jangan coba-coba untuk melakukannya ya. Sementara itu, untuk kamu yang udah terlanjur punya tagihan paylater lebih baik segera lunasi dan jangan menambah angkanya lagi. (Ume/Djavatoday)

