Ubi jalar atau yang juga sering disebut ubi rambat bukan lagi sekadar alternatif makanan pokok, tetapi kian berkembang menjadi olahan kuliner yang makin banyak disukai. Tidak hanya memiliki rasa manis alami, ubi jalar juga mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat kompleks, serat, vitamin A, dan vitamin C.
Ubi jalar terbilang cukup mudah diolah. Beberapa orang bahkan mengonsumsinya hanya dengan dikukus. Cara tersebut dilakukan agar kandungan nutrisinya tetap maksimal.
Tips Mengolah Ubi Jalar
Jika ingin mengonsumsi ubi jalar sebagai menu harian yang sehat dan nikmat, penting bagi kamu untuk mengetahui cara mengolahnya dengan tepat. Tidak hanya dengan metode kukus, berikut tips lengkap mengolah ubi jalar yang bisa kamu lakukan di rumah!
Metode Pengolahan Terbaik
Setelah memilih ubi jalar yang masih segar dengan ciri-ciri kulit mulus, tidak berlubang, tidak terlalu lembek, dan tidak menunjukkan tanda-tanda busuk, hal yang dilakukan berikutnya adalah memilih metode untuk mengolahnya. Beberapa orang mungkin lebih sering mengukus dan merebus ubi jalar agar nutrisinya tetap utuh. Namun, kamu juga bisa mencoba metode pengolahan lain seperti memanggang dengan oven atau menggunakan microwave.
Mengolah ubi jalar dengan cara memanggang menggunakan oven dapat menghasilkan tekstur luar yang sedikit renyah. Panggang pada suhu 180°–200° C selama kurang lebih 45 menit.
Sementara untuk kamu yang terburu-buru, menggunakan microwave bisa jadi alternatif yang tepat. Cukup lubangi kulitnya menggunakan garpu agar tidak meledak, bungkus dengan tisu dapur yang sudah dibasahi, lalu masak dengan daya tinggi selama 5–7 menit.
Tips Menyimpan
Setelah membeli ubi jalar, sebaiknya segera keluarkan dari plastik. Kemudian simpan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap dengan sirkulasi yang baik. Idealnya pada suhu 13°–16° C. Simpan dengan posisi sejajar agar tidak mudah bertunas. Jauhkan dari makanan berbau menyengat seperti bawang karena berisiko memicu kebusukan.
Variasi Olahan yang Sehat dan Nikmat
Mengolah ubi jalar menjadi camilan sehat yang praktis adalah dengan memanggangnya, kemudian dinikmati dengan sedikit taburan kayu manis atau sejumput garam laut untuk menonjolkan rasa manisnya.
Selain itu, ubi jalar juga bisa diolah menjadi bubur, sup krim, salad, kolak, hingga smoothie. Dengan mencoba berbagai variasi resep, konsumsi ubi jalar dapat menjadi lebih menyenangkan dan tidak monoton. Agar menu menjadi lebih seimbang, kombinasikan ubi jalar dengan sumber protein seperti telur, dada ayam panggang, ikan kukus, tahu, atau tempe, hingga sayuran segar.
Namun, meski menyehatkan, konsumsi ubi jalar tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan harian. Konsumsi dalam jumlah seimbang untuk membantu menjaga asupan energi tanpa berlebihan.
Mengolah ubi jalar menjadi menu harian yang sehat dan nikmat dapat menjadi pilihan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendukung diversifikasi pangan. (Karin/Djavatoday)

