Tenggorokan termasuk ke dalam salah satu organ yang fungsinya sangat vital karena digunakan untuk menelan, berbicara, dan bernapas. Saat tenggorokan mengalami radang, bengkak, atau terinfeksi, rasa nyeri dan sensasi terbakar dapat muncul, terutama saat menelan dan berbicara. Sakit tenggorokan bisa dipicu oleh alergi, virus, bakteri, hingga iritasi karena polusi.
Saat sakit tenggorokan, hal yang harus diperhatikan salah satunya adalah pemilihan makanan. Sebab, minum obat saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan perawatan pendukung. Agar proses pemulihan dapat berjalan optimal, ada beberapa jenis makanan yang dianjurkan karena dapat memberikan efek menenangkan pada tenggorokan. Selain itu, ada juga beberapa jenis makanan yang justru berpotensi memperparah iritasi.
Deretan Makanan yang Aman Dikonsumsi dan yang Perlu Dihindari
Pemilihan makanan memiliki peran yang cukup masif dalam membantu meredakan gejala sekaligus mempercepat proses pemulihan. Berikut deretan makanan yang aman dikonsumsi dan yang sebaiknya dihindari saat mengalami radang, bengkak, atau iritasi pada area tenggorokan!
Makanan yang Aman Dikonsumsi
Madu
Banyak orang menyukai madu karena rasanya yang manis dan lezat. Ternyata, madu memiliki sifat antioksidan, antimikroba, serta tekstur kental yang berperan besar dalam meredakan peradangan dan iritasi. Saat sakit tenggorokan, kamu bisa mengonsumsi 1-2 sendok madu atau mencampurkannya ke dalam air hangat.
Jahe
Jahe adalah salah satu jenis rempah multifungsi yang tidak hanya digunakan untuk memasak, tetapi juga kerap dimanfaatkan sebagai obat herbal. Hal ini dikarenakan jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan bersifat antiinflamasi, sehingga dapat digunakan untuk mengatasi sakit tenggorokan. Untuk mengonsumsinya, jahe bisa diolah menjadi minuman hangat yang berkhasiat.
Cuka Apel
Cuka apel mengandung senyawa bioaktif yang baik untuk kesehatan pencernaan dengan cara merangsang produksi asam lambung dan enzim. Sebagian orang memanfaatkan cuka apel sebagai minuman atau bahan berkumur. Namun, penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan dan selalu dicampur air untuk mengurangi risiko iritasi.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari
Buah Jeruk yang Asam
Saat sakit tenggorokan, sebaiknya jangan dulu mengonsumsi buah jeruk yang rasanya asam. Meski buah-buahan seperti jeruk dan grapefruit mengandung vitamin C tinggi, tingkat keasamannya berisiko memperparah rasa perih pada tenggorokan. Pilihlah buah bertekstur lembut dan kaya air seperti pepaya.
Sayuran Mentah
Sayuran mentah seperti brokoli atau wortel memiliki tekstur yang keras dan berserat kasar, sehingga sangat tidak disarankan untuk kamu yang tenggorokannya sedang sakit. Sayuran mentah tidak hanya membutuhkan usaha lebih saat mengunyah, tapi juga berisiko menggores dan melukai dinding tenggorokan. Kondisi tersebut dapat membuat tenggorokan yang sedang meradang makin terasa nyeri.
Biskuit Asin dan Snack Kering
Saat sakit tenggorokan, hindari biskuit asin dan snack bertekstur kering. Jenis makanan ini mudah meninggalkan serpihan yang dapat menggesek tenggorokan, membuat nyeri dan iritasi bertambah parah. Jika ingin mengonsumsi kudapan, sebaiknya pilih yang disajikan bersama sup atau berkuah.
Itu dia deretan makanan yang aman dikonsumsi dan yang perlu dihindari saat sakit tenggorokan! Untuk mendukung proses pemulihan, perbanyak juga minum air putih serta istirahat yang cukup. Apabila sakit tenggorokan berlangsung lebih dari satu minggu dan disertai nyeri yang parah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (Karin/Djavatoday)

