Bahaya Es Teh untuk Buka Puasa, Bagi Kesehatan Tubuh

Banyak orang tidak menyadari bahaya es teh untuk buka puasa karena hanya mengingat rasanya yang manis dan menyegarkan. Setelah seharian berpuasa, berbuka dengan yang manis menjadi hal yang lumrah. Menu es teh manis ada dimana-mana karena sangat mudah dibuat. 

Teh yang masih hangat diberi gula, aduk sebentar hingga larut. Kemudian tambah lagi air dan es, maka jadilah teh manis yang menemani buka puasamu. Namun sebaiknya kamu tidak mengkonsumsinya terlalu sering, karena bisa berdampak buruk pada kesehatan. 

Tidak Boleh Terlalu Sering

Minum es teh manis saat berbuka puasa dari segi kesehatan tidak dianjurkan. Memang, saat buka puasa kita dianjurkan mengkonsumsi sesuai yang manis untuk mengganti energi. Tetapi, rasa manis yang dimaksud seharusnya berasal dari sumber alami menyehatkan seperti kurma dan buah-buahan lain. 

Sementara itu, rasa manis yang menyebabkan bahaya es teh untuk buka puasa berasal dari gula atau pemanis tambahan. Mengkonsumsi banyak gula menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. 

Es Teh Kemasan Tinggi Gula

Pada minuman es teh kemasan, kandungan gulanya jauh lebih tinggi dari rekomendasi asupan harian. Mengkonsumsi es teh untuk berbuka puasa boleh-boleh saja dilakukan namun dalam jumlah yang terbatas. 

Bahaya es teh untuk buka puasa bisa memicu berbagai gangguan kesehatan, salah satunya menyebabkan kenaikan berat badan. Selama berpuasa, tubuh terasa pun terasa lelah dan lemas akibat mengkonsumsi terlalu banyak gula. 

Dampak lain yang bisa terjadi, perut menjadi kembung dan tidak nyaman karena konsumsi gula berlebih sulit dicerna oleh tubuh. Tidak heran kalau setelah berbuka dengan es teh, bawaannya jadi malas bergerak. Padahal setelah berbuka, kamu masih harus melakukan ibadah tarawih. 

Sumber Manis Lain

Agar bisa menghindari bahaya es teh untuk buka puasa, kita bisa memilih sumber manis yang lain. Buah kurma salah satunya. Selain terasa manis, kurma lebih menyehatkan. Kurma mempunyai kadungan gula alami untuk menggantikan energi yang hilang setelah puasa. 

Di samping itu, kurma juga mengandung banyak komponen yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Kandungan air di dalam kurma bisa menggantikan cairan yang hilang selama puasa. Kurma mengandung vitamin dan mineral yang bisa menjaga tubuh agar tetap bertenaga. (Dewi/Djavatoday)

Bantu Cegah Penyakit Gusi, Berikut Manfaat Scaling Gigi dalam Menjaga Kesehatan Mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak cukup hanya dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Meski gigi adalah bagian tubuh yang paling keras, gigi...

5 Alasan Mengapa Sebaiknya Tidur dalam Keadaan Lampu Mati

Menyalakan atau mematikan lampu saat tidur masih menjadi perbincangan yang menarik dan sering diperdebatkan. Meski keduanya merupakan preferensi karena tidak semua orang menyukai hal...

Fakta Hari Polio Sedunia 24 Oktober, Sejarah dan Pentingnya Imunisasi

Hari Polio Sedunia atau World Polio Day diperingati setiap 24 Oktober. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit polio sekaligus...

Mengenal Hari Kesehatan Paru-paru, Pentingnya Menjaga Organ Pernapasan Sepanjang Hidup

Paru-paru merupakan organ vital yang berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup manusia. Setiap hari, organ ini bekerja memasok oksigen ke dalam tubuh dan membuang...

Terbaru