Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah rumah semi permanen milik Tugiroh (70), warga Dusun Tuban, Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Selasa (3/11/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu api dari tungku saat pemilik rumah sedang memasak air.
Akibat kejadian tersebut, hampir seluruh bagian rumah berukuran 7×6 meter persegi hangus terbakar. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 30 juta.
Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan kebakaran bermula sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, Tugiroh tengah memasak air menggunakan tungku api di rumahnya.
Namun, setelah memasak, korban meninggalkan rumah untuk pergi ke masjid. Ketika kembali, ia mendapati rumahnya sudah dalam kondisi terbakar.
“Dugaan sementara, api berasal dari tungku yang digunakan untuk memasak air. Api kemudian merembet ke bagian dinding dapur hingga membesar dan membakar bangunan rumah,” ujar Budi Rahmat.
Menurut Budi, laporan kebakaran diterima Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari sekitar pukul 18.50 WIB. Petugas langsung bergerak tiga menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 19.00 WIB.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan lima personel,” katanya.
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas juga melakukan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Proses penanganan berlangsung hingga pukul 22.40 WIB. Setelah kondisi dinyatakan aman, petugas kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan tugas kesiapsiagaan.
Dalam penanganan tersebut, Damkar Ciamis juga dibantu unsur Polsek Banjarsari, Babinsa, Babinkamtibmas, pemerintah Desa Ratawangi, Tagana, RAPI, RCS, MDMC, serta masyarakat setempat.
Budi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun peralatan memasak lainnya, terutama ketika meninggalkan rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Jangan meninggalkan tungku atau sumber api dalam kondisi masih menyala karena berpotensi menimbulkan kebakaran,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

