Imunisasi dasar lengkap merupakan vaksin yang diberikan kepada anak sejak bayi baru lahir untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Terdapat beberapa jenis imunisasi yang wajib diberikan kepada bayi agar tidak mudah terkena wabah, penyakit berbahaya, dan memiliki sistem imun yang kuat. Oleh sebab itu, penting bagi setiap orang tua untuk memahami imunisasi dasar lengkap ini.
Imunisasi sendiri merupakan proses pembentukan tubuh terhadap suatu penyakit. Hal ini bisa dilakukan dengan cara pemberian vaksin, baik itu dengan jarum suntik atau secara oral. Selain itu, imunisasi juga dilakukan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Yakni keadaan dimana mayoritas individu dalam sebuah kelompok memiliki kekebalan yang kuat sehingga kelompok tersebut akan ikut terlindungi.
Imunisasi dasar lengkap untuk bayi ini sudah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Kedua lembaga ini juga sudah memberikan jadwal imunisasi sesuai dengan usia anak.
7 Imunisasi Dasar Lengkap dan Jadwalnya
Berikut tujuh imunisasi dasar lengkap dan jadwal pemberiannya.
Hepatitis B
Imunisasi dasar lengkap yang pertama yaitu vaksin hepatitis B. Tujuannya tentu saja untuk mencegah penyakit hepatitis. Vaksin hepatitis B diberikan setelah pemberian vitamin K3 30 menit sebelumnya.
Vaksin ini diberikan pada 24 jam pertama setelah bayi lahir. Untuk Vaksin hepatitis B diberikan sebanyak 4 dosis dengan jadwal pemberian berturut-turut pada usia baru lahir, usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.
Polio
Vaksin polio bertujuan untuk mencegah penyakit polio. Diberikan pada minggu pertama bayi baru lahir. Vaksin polio diberikan secara tetes.
Vaksin ini juga diberikan sebanyak 4 dosis yakni pada minggu pertama kelahiran bayi, usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.
BCG
Imunisasi dasar lengkap yang berikutnya yaitu BCG. Vaksin ini diberikan untuk mencegah terjadinya penyakit TBC pada bayi. Diberikan pada bayi baru lahir sebelum ia berumur satu bulan.
DTP
DTP merupakan singkatan dari 3 penyakit, yaitu difteri, tetanus, dan pertussis (batuk rejan). Vaksin DTP yang diberikan pada saat bayi berusia 6 minggu. Vaksin ini terdiri dari 3 dosis secara berulang sebelum bayi berumur 5 bulan.
Hib
Vaksin Hib merupakan vaksin yang diberikan untuk mencegah terjadinya penyakit influenza tipe B. Vaksin influenza tipe B ini terdiri dari 3 dosis yaitu saat bayi berusia 2, 3, 4 bulan.
PCV
Imunisasi dasar lengkap yang selanjutnya yaitu diberikan guna mencegah terjadinya pneumonia. Vaksin PVC ini terdiri dari 3 dosis. Diberikan pada saat bayi berusia 2, dan 4, 6 bulan.
Rotavirus (RV)
Imunisasi dasar lengkap yang terakhir yaitu Rotavirus (RV). Vaksin ini diberikan untuk mencegah terjadinya masalah pencernaan akibat virus. Terdiri dari 3 dosis yang diberikan saat anak usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan.
Itulah daftar imunisasi dasar lengkap untuk bayi usia 0 – 6 bulan. Meski imunisasi tidak memberikan perlindungan seratus persen pada bayi, setidaknya bayi yang sudah divaksin akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Kalaupun terserang penyakit, ia akan menimbulkan gejala yang lebih ringan. Maka dari itu, pastikan anak Anda mendapatkan imunisasi di atas secara lengkap. (Ume/Djavatoday)

