5 Efek Samping Terlalu Sering Mengonsumsi Olahan Tepung, Hati-hati Obesitas!

Olahan tepung seperti kue, gorengan, hingga jajanan kaki lima sering kali membuat lidah tergiur. Rasanya ingin sekali mengonsumsinya sebanyak mungkin. Tidak hanya karena rasanya yang nikmat atau pilihannya yang banyak, olahan tepung juga cenderung dijual dengan harga terjangkau. Bahkan dinobatkan sebagai kudapan yang cocok untuk kaum mendang-mending.

Terlalu sering mengonsumsi olahan tepung memang terdengar praktis dan ekonomis. Namun, di balik kelezatannya, makanan berbahan dasar tepung, terutama tepung putih, dapat memicu dampak buruk bagi kesehatan.

5 Efek Samping Terlalu Sering Mengonsumsi Olahan Tepung

Beberapa orang mungkin tidak bisa menghentikan kebiasaan mengonsumsi olahan tepung karena faktor psikologis dan kemudahan akses. Jika dibiarkan berlanjut, dampaknya akan serius dan mengganggu. Lantas, apa saja efek samping akibat terlalu sering mengonsumsi olahan tepung? Berikut penjelasannya! 

Meningkatkan Risiko Obesitas

Terlalu sering mengonsumsi olahan tepung dapat meningkatkan risiko obesitas akibat kalorinya yang tinggi. Olahan tepung juga cenderung rendah serat, sehingga berisiko membuat tubuh merasa cepat lapar. Jika kebiasaan ini dibiarkan, apalagi tanpa diimbangi aktivitas fisik, penumpukan lemak dalam tubuh akan meningkat dan berujung mengakibatkan obesitas. 

Lonjakan Gula Darah

Tepung memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat merangsang kenaikan gula darah secara cepat. Saat gula darah naik drastis, tubuh akan melepaskan insulin dalam jumlah banyak untuk menstabilkannya. Jika dibiarkan berulang, risiko resistensi insulin dapat meningkat, bahkan berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Gangguan Pencernaan

Terlalu sering mengonsumsi olahan tepung juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Hal ini dilatarbelakangi oleh proses pemurnian yang menghilangkan kandungan serat alami pada beberapa olahan tepung. Padahal, tubuh memerlukan asupan serat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Apabila tidak tercukupi, tubuh berisiko mengalami masalah seperti sembelit, perut kembung, hingga gangguan usus. 

Kekurangan Nutrisi Penting

Makanan berbahan dasar tepung biasanya minim vitamin dan mineral karena proses pengolahannya menghilangkan banyak zat gizi. Jika terlalu sering mengonsumsi sampai ketagihan, makanan bergizi lain akan terkesampingkan. Dengan begitu, tubuh mengalami malnutrisi, seperti kekurangan zat besi, vitamin B, dan magnesium.

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Tepung mengandung karbohidrat tinggi yang dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Contohnya tepung putih yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Itu dia lima efek samping terlalu sering mengonsumsi olahan tepung! Perlu Sobat Djava ketahui, mengonsumsi olahan tepung sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang, hanya saja perlu dibatasi dan diperhatikan. Pilihlah alternatif yang lebih sehat seperti tepung gandum utuh yang kaya akan serat. Imbangi juga dengan konsumsi sayur, buah, dan makanan berprotein tinggi. Mulai sekarang, yuk lebih selektif dalam memilih makanan! (Karin/Djavatoday) 

Bantu Cegah Penyakit Gusi, Berikut Manfaat Scaling Gigi dalam Menjaga Kesehatan Mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak cukup hanya dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Meski gigi adalah bagian tubuh yang paling keras, gigi...

5 Alasan Mengapa Sebaiknya Tidur dalam Keadaan Lampu Mati

Menyalakan atau mematikan lampu saat tidur masih menjadi perbincangan yang menarik dan sering diperdebatkan. Meski keduanya merupakan preferensi karena tidak semua orang menyukai hal...

Fakta Hari Polio Sedunia 24 Oktober, Sejarah dan Pentingnya Imunisasi

Hari Polio Sedunia atau World Polio Day diperingati setiap 24 Oktober. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit polio sekaligus...

Mengenal Hari Kesehatan Paru-paru, Pentingnya Menjaga Organ Pernapasan Sepanjang Hidup

Paru-paru merupakan organ vital yang berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup manusia. Setiap hari, organ ini bekerja memasok oksigen ke dalam tubuh dan membuang...

Terbaru