Penyakit campak kembali banyak ditemukan dalam beberapa waktu terakhir. Infeksi yang mudah menular ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga tetap berisiko tertular apabila belum memiliki kekebalan tubuh yang cukup.
Campak merupakan penyakit akibat infeksi virus yang ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata kemerahan, serta muncul ruam merah di kulit. Penularannya terjadi melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Hingga kini belum ada obat khusus untuk membunuh virus campak. Pengobatan lebih difokuskan untuk meredakan gejala dan membantu tubuh mempercepat proses pemulihan.
Penanganan Campak yang Bisa Dilakukan
Berikut beberapa cara mengatasi campak yang umum dianjurkan tenaga kesehatan:
Istirahat yang Cukup
Penderita campak disarankan mengurangi aktivitas dan memperbanyak istirahat agar kondisi tubuh lebih cepat pulih. Sistem imun yang baik sangat membantu melawan infeksi virus.
Banyak Minum Air
Demam tinggi membuat tubuh rentan kekurangan cairan. Karena itu penderita perlu memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.
Konsumsi Makanan Bergizi
Asupan makanan bernutrisi penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Sayuran, buah, protein, dan makanan kaya vitamin dapat membantu proses pemulihan.
Gunakan Obat Penurun Demam
Obat seperti paracetamol dapat digunakan untuk membantu meredakan demam dan nyeri. Namun penggunaan obat sebaiknya tetap sesuai petunjuk dokter atau tenaga kesehatan.
Pemberian Vitamin A
Vitamin A sering diberikan pada penderita campak, khususnya anak-anak, karena dinilai dapat membantu menurunkan risiko komplikasi serius. Pemberian vitamin ini sebaiknya dilakukan sesuai anjuran medis.
Segera Periksa Jika Kondisi Memburuk
Campak dapat memicu komplikasi seperti sesak napas, pneumonia, infeksi telinga, hingga kejang. Jika gejala semakin berat, penderita perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
Cara Mencegah Campak
Vaksinasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah campak. Selain itu, menjaga kebersihan, memakai masker saat sakit, serta menghindari kontak dengan penderita juga penting dilakukan agar penularan tidak meluas.
Masyarakat juga diimbau tidak menganggap remeh campak karena penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. (Ayu/CN/Djavatoday)

