YKI Ciamis Salurkan Santunan untuk 63 Pasien Kanker, Beban Pengobatan Tak Ditanggung Sendiri

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Perjuangan pasien kanker tidak berhenti di ruang pengobatan. Di balik proses medis yang harus dijalani, ada beban lain yang ikut dirasakan, mulai dari persoalan ekonomi, psikologis hingga keluarga yang terus mendampingi.

Hal itulah yang menjadi perhatian Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kabupaten Ciamis saat menyalurkan santunan kepada pasien kanker dan keluarga pasien yang telah meninggal dunia.

Sebanyak 63 pasien kanker yang masih menjalani pengobatan menerima santunan dalam kegiatan bertajuk “Menyemai Harapan, Mendukung Ketangguhan Pejuang Kanker Tahun 2026” di Gedung PKK Ciamis, Rabu (23/9/2026).

Selain pasien yang masih menjalani pengobatan, bantuan juga diberikan kepada empat ahli waris pasien kanker yang telah meninggal dunia.

Ketua YKI Cabang Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, mengatakan santunan tersebut bukan semata-mata soal bantuan dalam bentuk materi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian kepada pasien dan keluarga yang sedang melewati masa sulit.

“Kegiatan hari ini bukan semata-mata tentang pemberian santunan. Lebih dari itu, hari ini adalah tentang kepedulian, tentang kebersamaan, tentang menghadirkan harapan di tengah perjuangan,” ujar Kania.

Menurut Kania, kanker membawa dampak yang cukup luas bagi kehidupan pasien. Persoalan yang dihadapi tidak berhenti pada kebutuhan pengobatan, tetapi juga menyentuh kondisi sosial, ekonomi dan psikologis.

Kondisi tersebut juga dirasakan keluarga yang harus terus mendampingi pasien selama menjalani pengobatan.

“Perjuangan melawan kanker bukan hanya persoalan pengobatan secara medis. Namun, penyakit juga menyentuh persoalan sosial, ekonomi, psikologis, dan ketahanan keluarga,” katanya.

Karena itu, Kania berharap masyarakat tidak memberikan stigma kepada pasien kanker. Mereka tetap membutuhkan ruang untuk menjalani kehidupan secara bermartabat dan mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitarnya.

Kania juga memberikan penghargaan kepada keluarga yang selama ini setia mendampingi pasien.

“Kami juga ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga pasien. Terima kasih karena telah menjadi tempat pulang, tempat menguatkan, dan tempat memberikan harapan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kania turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pasien yang telah kehilangan anggota keluarganya. Ia berharap segala perjuangan keluarga selama mendampingi pasien menjadi amal kebaikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr. Rizali Sopyan selaku panitia pelaksana mengatakan, penerima santunan berasal dari 13 puskesmas.

Dari data yang dihimpun panitia, terdapat 63 pasien kanker yang masih menjalani pengobatan. Masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp2,5 juta.

Sementara itu, empat ahli waris pasien kanker yang telah meninggal dunia masing-masing menerima bantuan sebesar Rp750 ribu.

Rizali berharap bantuan tersebut setidaknya dapat membantu meringankan kebutuhan pasien dan keluarga selama menghadapi proses pengobatan.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti hanya pada pemberian santunan, tetapi dapat menjadi bagian daripada upaya kita untuk membangun kepedulian sosial dan memberikan dukungan kepada para pasien kanker secara berkelanjutan,” kata Rizali.

Menurutnya, perhatian terhadap pasien kanker juga perlu terus diberikan setelah kegiatan santunan selesai. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar tetap dibutuhkan selama pasien menjalani proses pengobatan.

Santunan tersebut terlaksana berkat dukungan sejumlah pihak. Sumber dana berasal dari BAZNAS Kabupaten Ciamis dan CSR Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Ciamis.

Kania mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap pasien kanker bisa datang dari berbagai pihak, termasuk melalui bantuan sosial.

“Dukungan tersebut merupakan wujud nyata bahwa kepedulian kepada pasien kanker bukan hanya datang dari pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi juga dari masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap semangat gotong royong seperti itu terus tumbuh sehingga pasien kanker maupun keluarganya tidak merasa menjalani perjuangan seorang diri.

Kepada para pasien, Kania juga berpesan agar tetap menjalani pengobatan dan menjaga semangat di tengah proses yang tidak selalu mudah.

“Bapak, Ibu tidak sendiri. Di tengah perjuangan yang sedang dijalani, ada keluarga yang selalu mendampingi, ada tenaga kesehatan, dan ada masyarakat yang peduli,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triadi, Asisten Daerah I Rudi, jajaran pengurus YKI Ciamis, Kepala Dinas Kesehatan Ciamis Rizali Sopyan, Kepala Dinas Sosial, Ketua BAZNAS Ciamis, Direktur RSUD Ciamis, Kepala BJB Ciamis, para kepala puskesmas, serta para penerima santunan dan keluarga. (Ayu/CN/Djavatoday)

Pria 50 Tahun di Tasikmalaya Ditahan Polisi Terkait Dugaan Pencabulan Anak

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Seorang pria berinisial HS (50), warga Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap...

Hadapi Semen Padang, PSGC Ciamis Manfaatkan Keuntungan Main di Kandang

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis bersiap menghadapi salah satu ujian berat pada pekan ketiga Liga 2 Indonesia 2026/2027. Laskar Singacala akan menjamu Semen Padang...

Gedung Baru Diresmikan, Gerindra Ciamis Diminta Buka Pintu untuk Masyarakat

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Gedung baru DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis resmi digunakan. Namun, bagi Ketua DPD Gerindra Jawa Barat H. Amir Mahpud, keberadaan gedung...

Jejak Perkebunan Belanda di Batu Datar Ciamis, Ada Pabrik Karet hingga PLTA

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana Dusun Batu Datar, Desa Cintanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, kini jauh berbeda dibanding puluhan tahun lalu. Kawasan yang terlihat tenang...

Terbaru