Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kolaborasi pesantren dan alumni kembali diwujudkan di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Wisma IKADA diresmikan langsung oleh KH. Fadlil Yani Ainusyamsi (Ang Icep) bersama Ketua BAZNAS Ciamis dan jajaran alumni, Jumat (13/02/2026).
Dalam sambutannya, KH. Fadlil Yani Ainusyamsi menjelaskan pembangunan wisma merupakan hasil kolaborasi pesantren bersama para alumni untuk menunjang kebutuhan para tamu yang datang ke Darussalam.
“Ke depan Wisma IKADA ini dipersiapkan untuk kepentingan para tamu Pondok Pesantren Darussalam. Keluarga alumni maupun orang tua santri juga boleh menginap di sini. Ini menjadi tempat rehat, transit, bahkan bermalam bagi yang berkunjung,” ujarnya.
Ia menyebutkan wisma tersebut memiliki sekitar 20 kamar sehingga diharapkan mampu mengakomodasi para tamu, termasuk orang tua yang menjenguk santri maupun calon santri yang hendak mendaftar.
“Kapasitasnya 20 kamar, mudah-mudahan bisa memadai untuk kebutuhan para tamu yang datang ke Darussalam,” tambahnya.
KH. Fadlil juga mengungkapkan pembangunan wisma mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk kontribusi dari perusahaan melalui jaringan alumni. Ia menilai hal tersebut sebagai simbol kebersamaan dalam mendukung dakwah pesantren.
“Kebetulan sahabat kami mantan Ketua IKADA memiliki koneksi dengan Pertamina, sehingga ikut bersumbangsih melalui Wisma IKADA. Ini lambang kebersamaan. Siapa pun yang menyumbang, semuanya untuk kepentingan umat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukmak Hakim yang juga alumni Darussalam, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Wisma IKADA.
Menurutnya fasilitas tersebut sangat membantu para orang tua santri maupun alumni yang datang dari luar daerah.
“Banyak alumni Darussalam tersebar di berbagai daerah, mayoritas di Pulau Jawa. Dengan adanya wisma ini, para tamu tidak kesulitan mencari tempat menginap saat berkunjung ke pesantren,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan Wisma IKADA semakin mempererat hubungan antara pesantren dan alumni serta mendukung aktivitas pendidikan di lingkungan Darussalam.
“Ini bukan hanya bangunan, tetapi bentuk kepedulian alumni kepada pesantren. Kami tentu mendukung agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pelayanan umat,” pungkasnya. (Dhia/CN/Djavatoday)

