Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pagi yang tenang di Aula Pesat Gatra Polres Ciamis berubah menjadi penuh makna spiritual pada Selasa (14/10/2025) pukul 09.00 WIB. Puluhan personel kepolisian, aparatur sipil negara, hingga anak-anak yatim piatu berkumpul dalam suasana khidmat untuk mengikuti Tasyakur Bin Ni’mah, sebuah kegiatan sederhana namun sarat pesan keimanan.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., acara ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh anggota kepolisian. Di tengah rutinitas menjaga keamanan, mereka berhenti sejenak untuk menundukkan kepala, mengingat nikmat dan pencapaian yang telah diraih.
Sejak awal acara, nuansa kebersamaan begitu terasa. Kehadiran Wakapolres Kompol Sujana, S.Pd., para pejabat utama (PJU), perwira staf, Kapolsek jajaran, personel Polres, ASN, hingga anak-anak yatim piatu menjadi simbol kuat bahwa syukur tak hanya diucap, tapi juga diwujudkan dalam kepedulian sosial.
Acara dibuka dengan lantunan doa dan sambutan hangat dari Kapolres Ciamis. Dalam sambutannya, AKBP Hidayatullah menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajarannya atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna tersebut.
“Tasyakur ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala karunia dan kemudahan yang diberikan,” ujar Kapolres dengan nada penuh ketulusan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas antaranggota Polres. Bagi Hidayatullah, keberhasilan dalam tugas kepolisian tidak hanya diukur dari capaian kinerja, tetapi juga dari seberapa kuat nilai kebersamaan dan keikhlasan dijaga.
Bagian paling berkesan dari acara datang ketika Ustadz Cilik Moch. Nizam El Zam-zam naik ke mimbar. Meski usianya muda, tutur katanya penuh wibawa. Dengan gaya khas yang tenang namun mengena, ia mengingatkan seluruh hadirin untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT.
Ia menjelaskan bahwa rasa syukur bukan hanya diucapkan lewat doa, melainkan diwujudkan lewat tindakan — menggunakan nikmat dengan cara yang baik dan menjauhi sifat kufur nikmat.
“Dengan bersyukur, hati akan tenang, hidup terasa cukup, dan Allah akan tambahkan nikmat-Nya. Sebaliknya, kufur nikmat hanya membawa kerugian di dunia dan akhirat,” tutur Ustadz Nizam, disambut anggukan khusyuk dari para peserta.
Suasana aula pun terasa hangat dan damai. Para peserta tampak larut dalam renungan, seolah pesan yang disampaikan sang ustadz muda menggema di hati masing-masing.
Kegiatan Tasyakur Bin Ni’mah diakhiri dengan doa bersama dan acara makan bersama sebagai wujud kebersamaan. Di setiap meja, tawa kecil dan obrolan ringan menggantikan kesunyian — menandakan betapa pentingnya momen sederhana untuk mempererat silaturahmi di lingkungan kerja yang penuh dinamika seperti kepolisian.
Meski digelar secara sederhana, acara ini meninggalkan kesan mendalam. Selain memperkuat nilai spiritual di antara personel, kegiatan ini juga menjadi cerminan bahwa Polres Ciamis berkomitmen menjaga keseimbangan antara tugas, iman, dan kemanusiaan.
“Rasa syukur yang tulus akan memunculkan ketenangan dan mempererat persaudaraan. Dari sinilah harmoni dan keamanan di masyarakat bermula,” ujar salah satu peserta usai acara. (Ayu/CN/Djavatoday)

