Damkar Ciamis Evakuasi King Kobra 3 Meter dari Area Proyek Pondasi Jembatan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana pembangunan pondasi jembatan di Dusun Goropak, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah mencekam. Saat para pekerja tengah beraktivitas, seekor ular king kobra sepanjang sekitar tiga meter tiba-tiba muncul dari balik bebatuan di aliran sungai.

Kemunculan ular berbisa itu membuat seluruh pekerja menghentikan pekerjaannya. Khawatir membahayakan keselamatan, seorang pekerja bernama Ayi Dedi (56) segera menghubungi Pos WMK Kawali untuk meminta bantuan evakuasi.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Tim pemadam kebakaran bergerak menuju lokasi dengan membawa kendaraan operasional dan peralatan evakuasi.

“Begitu menerima laporan dari warga, petugas langsung berangkat ke lokasi. Karena yang ditemukan merupakan king kobra, kami mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba menangkap atau mengusir sendiri karena risikonya sangat tinggi,” ujar Budi, Selasa (28/7/2026).

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati ular masih bersembunyi di sela-sela batu di tepi sungai, tak jauh dari area pengerjaan pondasi jembatan. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar ular tidak menjadi agresif.

“Lokasi evakuasinya cukup menyulitkan karena berada di aliran sungai yang dipenuhi bebatuan. Petugas harus benar-benar berhati-hati, baik untuk menjaga keselamatan personel maupun agar proses evakuasi satwa berjalan dengan aman,” katanya.

Setelah sekitar 30 menit melakukan penanganan, petugas akhirnya berhasil mengamankan king kobra tersebut tanpa kendala. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan aktivitas di lokasi proyek kembali berjalan normal.

Budi mengapresiasi langkah warga yang memilih segera melapor kepada petugas dibanding mencoba menangani sendiri ular berbisa tersebut.

“Tindakan pelapor sudah tepat. Jika menemukan satwa liar, terutama ular berbisa seperti king kobra, jangan didekati apalagi ditangkap sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan peralatan dan prosedur yang benar,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan sungai, kebun, maupun proyek pembangunan yang masih banyak ditumbuhi semak. Menurutnya, saat musim kemarau, satwa liar kerap berpindah habitat untuk mencari tempat yang lebih sesuai.

“Musim kemarau sering membuat ular berpindah tempat sehingga kemungkinan bertemu dengan manusia lebih besar. Jika melihat ular, tetap tenang, jaga jarak, amankan area sekitar, lalu segera hubungi petugas. Keselamatan masyarakat adalah yang paling utama,” pungkas Budi. (Ayu/CN/Djavatoday)

Krisis Air Bersih Meluas di Ciamis, BPBD Sudah Salurkan 80 Ribu Liter ke Empat Kecamatan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Musim kemarau yang mulai berlangsung di Kabupaten Ciamis membawa dampak serius bagi sejumlah wilayah. Krisis air bersih kini mulai meluas ke...

Wisata Ciamis Terus Menggeliat, Lebih dari 1,2 Juta Wisatawan Berkunjung hingga Juni 2026

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pariwisata Kabupaten Ciamis perlahan kembali menggeliat. Berbekal potensi wisata alam, budaya, hingga desa wisata, Tatar Galuh mulai kembali dilirik wisatawan setelah...

Aroma Kemerdekaan Mulai Terasa: Pedagang Bendera Merah Putih di Ciamis Pertaruhkan Rezeki Musiman

Berita Ciamis (djavatoday.com),– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin dekat, membuat keberadaan pedagang bendera Merah Putih di Ciamis mulai menjamur...

Dua Rumah di Cihaurbeuti Ciamis Rusak Tertimpa Pohon saat Angin Kencang, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, pada Minggu (26/7/2026), mengakibatkan dua rumah warga di Dusun Sompok, RT 046...

Terbaru