Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rokhmat Ardyan, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Daerah Pemilihan Jawa Barat X yang meliputi Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, Kamis (30/4/2026). Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan sejumlah program strategis pemerintah pusat berjalan efektif di lapangan.
Salah satu titik yang ditinjau adalah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panyingkiran 1 di Kecamatan Ciamis. Dalam kunjungannya, Rokhmat mengecek langsung kondisi fasilitas dapur hingga standar kebersihan dan kualitas makanan yang disajikan bagi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menegaskan pentingnya kualitas asupan gizi bagi generasi muda. Menurutnya, program MBG tidak sekadar menyediakan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Saya pastikan dapur Panyingkiran 1 ini sehat. Makanannya berkualitas, tersedia protein, sayur, dan buah. Ini bukan sekadar makanan, melainkan investasi masa depan agar anak bangsa sehat, cerdas, dan angka stunting dapat ditekan,” ujar Rokhmat.
Selain kualitas makanan, ia juga mengapresiasi sarana pendukung yang dinilai telah memenuhi standar, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dinilai ramah lingkungan.
Tak hanya sektor kesehatan, Rokhmat turut meninjau pelaksanaan program bantuan pasang listrik baru bagi masyarakat kurang mampu. Berdasarkan hasil pemantauan di Kabupaten Ciamis, sekitar 2.000 hingga 2.500 rumah tangga telah menerima sambungan listrik gratis dengan daya 900 watt.
“Tidak ada pungutan biaya sepeser pun. Ini adalah bentuk kehadiran negara. Setelah puluhan tahun merdeka, masyarakat harus merasakan manfaat nyata dari kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, sektor ketahanan pangan juga menjadi perhatian. Saat meninjau gudang Bulog, Rokhmat menyoroti kebijakan harga gabah yang dinilai lebih berpihak kepada petani. Pemerintah saat ini menetapkan harga pembelian gabah minimal Rp6.500 per kilogram, meningkat dari sebelumnya Rp4.500.
Ia menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga kesejahteraan petani sekaligus memastikan penyerapan hasil panen oleh Bulog berjalan optimal.
Program Makan Bergizi Gratis juga mendapat respons positif dari kalangan pendidikan. Kepala MTsN 1 Ciamis, Enok Robiah Ahdawiyah, mengaku manfaat program tersebut sudah dirasakan langsung oleh siswa.
“Alhamdulillah, program ini sangat baik. Manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh siswa dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Ciamis, Eggy Armand, memastikan variasi menu tetap diperhatikan agar siswa tidak merasa bosan, tanpa mengabaikan standar gizi seimbang.
Hal serupa disampaikan Kepala SPPG Panyingkiran 1, Divo Ikhsan Mardhotillah Pane. Ia menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga kualitas bahan baku sekaligus melibatkan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok.
“Kami menggunakan bahan baku terbaik dengan melibatkan UMKM lokal. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk menjadikan Ciamis sebagai percontohan nasional dalam pengelolaan dapur gizi,” katanya. (Ayu/CN/Djavatoday)

