Senin, Oktober 25, 2021

PPKM Darurat, Kepatuhan Warga Ciamis di Daerah Masih Rendah

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyatakan kepatuhan warga di wilayah perkotaan Ciamis sudah cukup baik 70-80 persen. Hanya, ketika ke daerah, kepatuhan masyarakatnya masih terlihat banyak yang abai protokol kesehatan.

“Kami melakukan patroli saat PPKM darurat untuk memantau masyarakat. Ternyata untuk di perkotaan ini sudah cukup bagus, hanya di daerah masih terlihat abai. Jadi Posko desa memang harus lebih dimaksimalkan,” ujar Herdiat saat ditemui di Pendopo, Rabu (7/7/2021).

Baca juga:

Dalam meningkatkan kepatuhan warga Ciamis, pemerintah melakukan upaya-upaua persuasif sebelum melakukan penegakan secara hukum. Apabila banyak masyarakat yang masih abai protokol kesehatan, Pemkab Ciamis akan melakukan penindakan dengan memberlakukan sidang ditempat tindak pidana ringan.

“Tentunya kita mengedepankan persuasif serta edukasi. Namun dalam beberapa hari ini masih ada yang bandel, tidak patuh protokol kesehatan tentunya akan kita berlakukan Tipiring,” jelasnya.

Herdiat menjelaskan kondisi rumah sakit saat ini sudah overload. RSUD Kawali pun yang sejatinya dikhususkan untuk perawatan pasien positif virus Corona sekarang sudah penuh. Memang kapasitasnya hanya 20 ruang perawatan.

“Untuk mengatasinya, kami arahkan pasien dengan gejala ringan agar melakukan isolasi mandiri di rumah dengan pantauan petugas kesehatan. Kami juga menyiapkan puskesmas untuk ruang perawatan pasien Covid-19 untuk 3 sampai 4 bed perawatan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kondisi lainnya ketersediaan oksigen yang terbatas di Ciamis. Pemkab Ciamis pun berupaya untuk menyediakan oksigen, yakni berkoordinasi dengan Pemprov dan pusat.

“Jangan sampai ada pasien yang meninggal karena tidak tersedianya oksigen. Dari Satgas Jabar pun sudah ada bantuan, paling tidak bisa menyambung ketersediaan oksigen,” tuturnya.

Dengan kondisi yang cukup mengkhawatirkan ini, Herdiat meminta kepatuhan warga dalam melaksanakan protokol kesehatan. Juga patuh aturan PPKM Darurat, agar angka penambahan kasus Covid-19 ini menurun. (Ayu/CN/Djavatoday)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA TERBARU