Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Tumpukan limbah sabut kelapa seluas sekitar 100 meter persegi terbakar di Dusun Kertajaga, RT 001 RW 001, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (26/7/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.37 WIB. Dua menit berselang, personel Pos WMK Banjarsari langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 19.54 WIB dengan waktu respons 15 menit.
“Begitu menerima laporan, petugas kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Prioritas kami adalah mencegah api meluas ke area sekitar karena material sabut kelapa sangat mudah terbakar,” ujar Budi Rahmat.
Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran diduga bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ilalang yang kemudian merambat ke tumpukan limbah sabut kelapa milik Hj. Hamid.
Pelapor, Aceng, yang merupakan warga setempat, sempat berupaya memadamkan api sejak sore. Namun, kobaran api terus membara sehingga ia meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Laporan tersebut awalnya diterima Damkar Kota Banjar sebelum diteruskan ke Pos WMK Banjarsari.
“Sabut kelapa memiliki karakter mudah menyimpan bara sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan menyeluruh. Karena itu, setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan pemeriksaan di seluruh area untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali,” jelas Budi.
Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pendataan di lokasi kejadian, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran, serta menyosialisasikan nomor layanan darurat Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis.
Proses penanganan melibatkan personel Pos WMK Banjarsari bersama Damkar Kota Banjar, Babinsa Desa Sukajaya, anggota Polsek Pamarican, dan warga sekitar. Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil pancar.
“Alhamdulillah api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman sekitar pukul 20.45 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar ilalang atau sampah karena api dapat dengan cepat merambat ke material yang mudah terbakar, terutama saat musim kemarau,” pungkas Budi.
Setelah memastikan api benar-benar padam dan tidak ada potensi kebakaran susulan, seluruh personel kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan. (Ayu/CN/Djavatoday)

