Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Desa Budiasih, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, bersama tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Racana Ki Hajar Dewantara-Raden Ajeng Kartini Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tasikmalaya menggelar Lokakarya Griya Pandu.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Budiasih, Sabtu (26/9/2026), menjadi puncak rangkaian program pengabdian mahasiswa yang telah berjalan selama sekitar empat bulan. Mengusung tema “Merawat Asa, Merajut Karya: Sinergi PPK Ormawa untuk Budiasih Sejahtera”, kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis sebagai salah satu mitra pemerintah daerah.
Ketua Pelaksana Lokakarya Griya Pandu, Ayu Salistina Marwah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian akhir dari proses pemberdayaan yang dilakukan mahasiswa bersama masyarakat Desa Budiasih.
Menurut Ayu, selama program berlangsung, mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan pendampingan, tetapi juga mendorong munculnya berbagai potensi di tengah masyarakat.
“Hari ini adalah pembuktian dari proses kolaborasi yang panjang. Kami menghadirkan berbagai hasil pemberdayaan melalui pameran yang mencakup pojok pendidikan, pojok ekonomi, kesehatan lingkungan, hingga kesenian. Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan para mitra yang tiada henti mendampingi program ini,” ujar Ayu.
Direktur Kampus UPI Tasikmalaya, Prof. Heri Yusuf Muslihin, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut Desa Budiasih menjadi salah satu lokasi yang berhasil mendapatkan pendanaan dari sejumlah usulan program yang diajukan.
Heri menilai pelaksanaan program di Budiasih memiliki cakupan yang cukup luas karena menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat. Ia berharap hasil pendampingan mahasiswa dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pembangunan desa.
“Ini adalah langkah yang komprehensif. Banyak ‘pojok’ pengembangan yang dibuat sehingga langsung menyentuh denyut nadi masyarakat. Kami berharap hal ini dapat membantu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Desa Budiasih. Kami juga berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berkelanjutan,” jelas Prof Heri.
Heri juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Budiasih yang disebutnya baru-baru ini memperoleh penghargaan sebagai Kepala Desa Teraktif.
Sementara itu, Sekretaris Desa Budiasih Iwan Ridwan hadir mewakili kepala desa. Ia menyampaikan terima kasih kepada tim mahasiswa UPI yang selama beberapa bulan telah terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Iwan mengatakan program tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang telah ditetapkan Pemerintah Desa Budiasih melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) 2021-2029.
“Manfaatnya sangat nyata dirasakan oleh kami di pemerintahan desa maupun oleh masyarakat langsung. Apalagi program inisiasi pembuatan tempat sampah dan penggerakan kebersihan lingkungan yang dilakukan adik-adik mahasiswa ini, sangat selaras dan mendukung visi Bapak Bupati Ciamis dalam mempertahankan predikat Kabupaten Ciamis sebagai Kota Bersih,” ungkap Iwan.
Tak berhenti setelah rangkaian pendampingan mahasiswa berakhir, Pemerintah Desa Budiasih menyatakan akan melanjutkan sejumlah inovasi yang telah dirintis selama program berlangsung.
Berbagai hasil program tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), sehingga diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kolaborasi antara UPI, Pemerintah Desa Budiasih, masyarakat, serta berbagai unsur pemerintah daerah tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat sumber daya manusia sekaligus menjaga lingkungan.
Dengan berlanjutnya program yang telah dirintis, berbagai potensi Desa Budiasih diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ayu/CN/Djavatoday)

