Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis melalui Polsek Cikoneng kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya dilakukan melalui pendampingan langsung terhadap petani saat proses penjualan dan distribusi hasil panen ke pihak Bulog.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (20/10/2025) oleh Panit I Binmas Polsek Cikoneng IPTU Asep Setiawan, yang mendampingi petani lokal dalam menyalurkan hasil panen jagung ke Bulog Kabupaten Ciamis dan Gudang Bulog Kota Tasikmalaya.
Dalam kegiatan tersebut, IPTU Asep Setiawan turut mendampingi Agus Setiawan, salah satu anggota kelompok tani di Kecamatan Cikoneng. Petani itu menyalurkan sebanyak 81 karung jagung dengan total berat mencapai 4.050 kilogram atau sekitar 4 ton 50 kilogram.
Jagung hasil panen ini memiliki kadar air antara 11–12 persen, menandakan kualitas yang baik dan layak diserap oleh Bulog. Proses pengangkutan menggunakan kendaraan jenis L300, dilakukan secara mandiri oleh kelompok tani dengan pengawasan langsung dari aparat kepolisian. Pendampingan ini bertujuan memastikan keamanan dan kelancaran distribusi hasil panen hingga tiba di lokasi penyimpanan Bulog di Tasikmalaya.
Pendampingan ini menjadi bagian dari peran sosial Polri di tengah masyarakat. Polsek Cikoneng tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif dalam mendukung program pemerintah memperkuat sektor pangan nasional.
Kapolsek Cikoneng Kompol Husen Sujana menjelaskan, kegiatan pengawalan dan pendampingan terhadap petani merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah hukumnya.
“Dengan sinergi antara kelompok tani, Bulog, dan kepolisian, distribusi hasil pertanian bisa berjalan lebih efisien dan aman. Harapannya, petani bisa memperoleh hasil maksimal tanpa kendala di lapangan,” ujar Kompol Husen.
Ia menegaskan, kepolisian akan terus berperan aktif dalam mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat, terutama sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K. memberikan apresiasi terhadap langkah proaktif jajarannya yang terjun langsung mendukung kegiatan petani di lapangan. Menurutnya, kehadiran Polri dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat menjadi bentuk transformasi Polri yang lebih humanis dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri siap menjadi bagian dari solusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui peran aktif di berbagai sektor pembangunan,” tegas AKBP Hidayatullah.
Para petani di wilayah Cikoneng menyambut positif perhatian dan pendampingan dari pihak kepolisian. Mereka menilai kehadiran aparat tidak hanya memberikan rasa aman selama proses pengiriman hasil panen, tetapi juga menumbuhkan semangat kerja sama antara aparat dan warga.
“Kami jadi lebih tenang dan percaya diri saat menyalurkan hasil panen ke Bulog. Dengan adanya pendampingan polisi, distribusi terasa lebih aman dan tertib,” ujar salah satu petani.
Selain itu, pendampingan ini juga membantu mendorong petani untuk menyalurkan hasil panennya melalui jalur resmi, sehingga mendukung stabilitas ekonomi daerah.
Kegiatan pengawalan hasil panen ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Ciamis, melalui jajaran Polsek di wilayahnya, terus memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Tak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Polri juga berkontribusi langsung dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui dukungan konkret terhadap sektor pertanian. (Ayu/CN/Djavatoday)

