Polres Tasikmalaya Perketat Ramp Check Angkutan Umum dan Barang Usai Rentetan Kecelakaan Maut

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Satlantas Polres Tasikmalaya mulai menggencarkan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum, bus pariwisata, kendaraan travel, hingga angkutan barang. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas rentetan kecelakaan lalu lintas yang menelan banyak korban jiwa di wilayah Pantura Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir.

Kapolres Tasikmalaya melalui Kasat Lantas AKP Didit Permadi mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan upaya preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan melakukan ramp check untuk memastikan kendaraan laik jalan serta pengemudinya dalam kondisi prima. Tujuannya menekan angka fatalitas kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang aman,” kata Didit.

Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil setelah terjadinya dua kecelakaan besar di Jawa Barat. Kecelakaan di wilayah Indramayu mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, sementara kecelakaan di wilayah Cirebon menewaskan dua orang dan menyebabkan sejumlah korban luka.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Ipda Ramdani mengatakan pemeriksaan dilakukan tidak hanya di jalan raya, tetapi juga menyasar pool bus, jalur travel, hingga kawasan wisata.

“Petugas akan memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, seperti buku uji KIR, kartu pengawas, STNK, SIM, hingga identitas pengemudi. Semua diperiksa untuk memastikan kendaraan memenuhi persyaratan operasional,” ujarnya.

Selain dokumen, petugas juga mengecek kondisi teknis kendaraan. Sistem pengereman, lampu, ban, kaca depan, sabuk pengaman, spion, wiper, klakson, hingga speedometer menjadi bagian dari pemeriksaan. Jumlah penumpang dan perlengkapan tanggap darurat di dalam kendaraan juga tidak luput dari pengecekan.

Menurut Ramdani, faktor pengemudi turut menjadi perhatian. Sopir yang telah mengemudi selama empat jam berturut-turut diwajibkan beristirahat sedikitnya 30 menit sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Satlantas juga menggandeng Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi guna memastikan kondisi fisik dan mental mereka layak saat mengemudikan kendaraan.

Selain pemeriksaan kendaraan, polisi terus meningkatkan edukasi kepada pengusaha angkutan dan para sopir melalui sosialisasi langsung maupun pemasangan spanduk di sejumlah titik rawan kecelakaan.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Dengan kendaraan yang laik jalan dan pengemudi yang disiplin, diharapkan angka kecelakaan bisa ditekan,” pungkas Ramdani. (Ayu/CN/Djavatoday)

Bupati Ciamis Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar kepada petugas Badan Pusat Statistik...

PTTUN Tolak Banding Eks Kades Cicapar, Pemkab Ciamis Kembali Menang

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali memenangkan sengketa hukum terkait pemberhentian mantan Kepala Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Imat Ruhimat. Pengadilan Tinggi Tata Usaha...

Di Tengah Ramainya PPPK Mundur di Berbagai Daerah, Ciamis Hanya Catat 14 Kasus

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Fenomena pengunduran diri Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang ramai terjadi di sejumlah daerah ternyata juga terjadi di Kabupaten Ciamis....

Keadaban Digital Mulai Diajarkan Sejak Hari Pertama Sekolah di SMK Al-Ikhlas Susuru Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hari-hari pertama masuk sekolah biasanya diisi dengan pengenalan lingkungan, guru, hingga tata tertib. Namun, di SMK Al-Ikhlas Susuru, Kecamatan Panawangan, Kabupaten...

Terbaru