Polres Ciamis Selidiki Kasus Dugaan Keracunan MBG di Pamarican

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa SMPN 4 Pamarican, Kabupaten Ciamis, kini dalam penyelidikan Polres Ciamis. Insiden tersebut membuat panik siswa, guru, dan orang tua, setelah 47 siswa mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, hingga pusing usai menyantap hidangan MBG pada Senin (29/9/2025).

Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, menegaskan pihaknya telah bergerak cepat menindaklanjuti perintah dari Kapolda Jawa Barat. Proses penyelidikan dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan penyebab pasti kasus tersebut.

“Untuk kasus dugaan keracunan di Pamarican, saat ini sudah dilakukan proses penyelidikan. Sesuai arahan Kapolda, penyelidikan dilakukan secara menyeluruh,” ujar Hidayatullah, usai menghadiri launching SPPG di Sindangrasa, Selasa (30/9/2025).

Dari hasil pemantauan terbaru, kondisi para siswa yang sempat mendapat perawatan medis kini berangsur membaik. Hanya lima siswa yang masih menjalani perawatan, terdiri dari satu orang di Puskesmas Banjarsari, dua siswa di Puskesmas Pamarican, dan dua lainnya di RSUD Banjar.

“Alhamdulillah sebagian besar siswa sudah bisa pulang. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang. Harapannya program MBG benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan gizi anak-anak agar mereka tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus bangsa yang hebat,” jelas Kapolres.

Sebagai langkah antisipasi, operasional dapur penyedia MBG di wilayah tersebut dihentikan sementara. Keputusan penghentian operasional itu ditetapkan melalui surat resmi yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Untuk dapur SPPG sudah dibekukan sementara, menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Keputusan penghentian operasional itu langsung dari BGN,” tambah Hidayatullah.

Polres Ciamis tidak bekerja sendiri dalam mengusut kasus ini. Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dan Bareskrim Polri juga diterjunkan untuk membantu penyelidikan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menguji sampel makanan hingga meminta keterangan sejumlah pihak terkait.

“Kami akan melihat apakah kasus ini disebabkan kelalaian atau ada unsur kesengajaan. Prosesnya tentu akan berkembang dan membutuhkan waktu. Saat ini sudah ada delapan orang yang dimintai keterangan,” ungkap Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SMPN 4 Pamarican dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap hidangan MBG pada Senin siang. Dari total 47 siswa, sebanyak 14 orang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Pamarican, dua siswa dirawat di RSUD Banjar, sedangkan sisanya hanya mendapat observasi di sekolah dan kemudian diperbolehkan pulang karena gejala ringan. (Ayu/CN/Djavatoday)

KPU Ciamis dan Komisi II DPR RI Edukasi Pemilih Muda Hadapi Pemilu 2029

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis bersama Komisi II DPR RI menggelar Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 untuk meningkatkan literasi politik...

Kapolres Ciamis Edukasi Pelajar SMPN 2 Ciamis, Ingatkan Bahaya Bullying hingga Geng Motor

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Masa remaja menjadi periode penting dalam membentuk karakter dan menentukan arah masa depan. Karena itu, pelajar perlu dibekali pemahaman tentang pergaulan...

Panpel PSGC Ciamis Imbau Suporter PSMS Medan Tak Datang ke Stadion Galuh

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Panitia penyelenggara (Panpel) pertandingan PSGC Ciamis mengimbau suporter PSMS Medan untuk tidak hadir di Stadion Galuh Ciamis saat kedua tim bertemu...

PSGC Ciamis Kalah 1-2 dari Persiraja, Heri Kiswanto Siapkan Evaluasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com)- PSGC Ciamis belum berhasil membawa pulang poin saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada pekan ketujuh Liga 2 Indonesia 2026/2027....

Terbaru