Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kebakaran melanda sebuah pabrik penggilingan padi di Dusun Cijulang, Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Jumat (17/4/2026) tengah malam. Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar panik karena api cepat membesar saat sebagian besar warga sedang beristirahat.
Bangunan milik Cucu Hidayat (65) tersebut berukuran sekitar 8 x 20 meter. Api dengan cepat merambat ke berbagai bagian, termasuk atap dan tumpukan gabah yang mudah terbakar, sehingga mempercepat kobaran.
Sejumlah warga yang melihat api pertama kali berusaha memberi peringatan. Namun, besarnya api membuat upaya pemadaman secara manual tidak memungkinkan. Apalagi lokasi bangunan berada dekat dengan rumah warga, sehingga dikhawatirkan api merembet.
Laporan kemudian disampaikan ke petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar Ciamis segera menuju lokasi dan tiba sekitar 14 menit setelah laporan diterima.
Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan petugas langsung melakukan pemadaman setibanya di lokasi.
“Begitu sampai, petugas langsung fokus memadamkan api dan melakukan pendinginan agar tidak menjalar ke bangunan lain,” ujarnya.
Menurut Budi, saat petugas tiba, kondisi api sudah cukup besar dan menguasai sebagian bangunan.
“Api sudah membakar hampir setengah bangunan, termasuk bagian atap dan gabah di dalamnya. Itu yang membuat api cepat meluas,” katanya.
Dalam penanganan tersebut, dua unit armada dikerahkan, yakni mobil pancar dan tangki water supply, dengan empat personel. Setelah upaya pemadaman, api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman sekitar pukul 00.25 WIB.
“Alhamdulillah api bisa dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah warga,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta akibat sebagian besar bangunan dan isi di dalamnya hangus terbakar.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Penanganan di lokasi juga melibatkan aparat desa, kepolisian, TNI, serta pihak PLN.
Budi mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik.
“Kami mengimbau agar masyarakat rutin mengecek instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha, untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

