Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ummat Islam (PUI) dan DPD Wanita PUI Kabupaten Ciamis resmi dilantik di Aula PKK Kabupaten Ciamis, Kamis (2/7/2026). Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi keagamaan dalam pembinaan umat, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, jajaran pengurus PUI Jawa Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus PUI dan Wanita PUI Kabupaten Ciamis yang baru dilantik. Pelantikan mengusung tema “Meneguhkan Islah Wasathiyah dalam Mewujudkan Ciamis yang Dinamis.”
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menilai pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial pergantian pengurus, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen organisasi dalam melayani umat dan mendukung pembangunan daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD PUI Kabupaten Ciamis yang baru dilantik. Amanah ini adalah tugas mulia yang mudah-mudahan membawa kemaslahatan bagi umat dan daerah,” ujar Herdiat.
Menurut Herdiat, PUI memiliki sejarah panjang sebagai salah satu organisasi Islam yang lahir di tanah Priangan dan telah banyak berkontribusi dalam pembinaan akhlak, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat. Di Ciamis, peran organisasi tersebut dinilai penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Ia pun menitipkan sejumlah pesan kepada kepengurusan baru. Salah satunya, PUI diminta terus hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat pembinaan moral generasi muda.
“PUI diharapkan menjadi garda terdepan dalam pembinaan akhlak generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” katanya.
Selain itu, Herdiat juga mendorong PUI untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mendorong kemajuan daerah sekaligus memperkuat kehidupan sosial keagamaan di Kabupaten Ciamis.
Tak hanya di bidang dakwah, PUI juga didorong mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program-program yang berkelanjutan. Herdiat menilai peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan organisasi kemasyarakatan.
“Pemerintah Kabupaten Ciamis siap bersinergi dan menjadi mitra strategis PUI dalam program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.
Ketua DPD PUI Kabupaten Ciamis Nanang Permana mengatakan kepengurusan baru siap melanjutkan peran PUI sebagai organisasi yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan pesantren, dan pemberdayaan ekonomi umat. Ia mengakui amanah yang diterimanya bukan hal ringan, namun ia optimistis bisa menjalankannya bersama seluruh pengurus.
“Saya menyadari di PUI ini banyak alim ulama dan pendakwah. Mungkin saya tidak punya kemampuan sebagai penceramah, tetapi saya siap membantu membangun organisasi ini dari sisi manajemen dan tata kelola. Karena itu saya mengajak seluruh pengurus untuk bersama-sama membangun PUI,” ujar Nanang.
Nanang menegaskan, arah gerak organisasi ke depan akan tetap fokus pada penguatan dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat. Menurutnya, tiga bidang itu merupakan ruh perjuangan PUI yang harus terus dijaga.
Sementara itu, Ketua Umum DPW PUI Jawa Barat Saefullah Ma’ruf berharap kepengurusan baru di Kabupaten Ciamis mampu membawa semangat baru dalam melanjutkan perjuangan organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad.
“Kepengurusan baru di Ciamis diharapkan mampu menghadirkan semangat dan pola gerak baru untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Gitta Griselda Yana bersama jajaran pengurus DPD Wanita PUI Kabupaten Ciamis juga resmi dilantik. Pelantikan itu menandai komitmen untuk memperkuat peran perempuan dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Ciamis.
Dengan pelantikan tersebut, PUI dan Wanita PUI Ciamis diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, baik di bidang keagamaan, pendidikan, maupun peningkatan kemandirian ekonomi umat. (Ayu/CN/Djavatoday)

