Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Halaman Stadion Galuh Ciamis dipenuhi lautan warga pada Senin (5/10/2026) malam. Ribuan masyarakat Tatar Galuh berkumpul untuk menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, warga sudah berdatangan ke lokasi nonton bareng (nobar). Area yang disiapkan panitia perlahan penuh. Layar lebar menjadi pusat perhatian, sementara suara obrolan dan antusiasme penonton semakin terasa ketika waktu pertandingan semakin dekat.
Begitu laga Indonesia kontra Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta hendak dimulai, sorak-sorai langsung menggema dari halaman Stadion Galuh.
Nobar tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah. Tampak Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiyono, anggota DPRD Jawa Barat, anggota DPRD Ciamis, para asisten Setda, hingga sejumlah kepala SKPD.
Sebelum pertandingan dimulai, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya lebih dulu menyapa masyarakat yang telah memadati lokasi.
Suasana semakin semarak ketika Herdiat membagikan sejumlah doorprize berupa jersey original PSGC Ciamis. Warga yang hadir diberi kesempatan mendapatkan jersey tersebut dengan menjawab pertanyaan yang dilontarkan sang bupati.
Kesempatan itu langsung disambut meriah. Sejumlah penonton mengangkat tangan dan berebut menjawab pertanyaan, berharap bisa membawa pulang jersey klub kebanggaan masyarakat Ciamis tersebut.
Setelah sesi tersebut selesai, perhatian warga kembali tertuju kepada layar lebar. Pertandingan final pun dimulai.
Sejak peluit awal dibunyikan, Timnas Indonesia langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Skuad Garuda berusaha menekan pertahanan Thailand dan membangun peluang dari berbagai sisi.
Ribuan warga Ciamis mengikuti jalannya pertandingan dengan penuh perhatian. Setiap kali pemain Indonesia mendekati area pertahanan Thailand, sorakan penonton terdengar dari berbagai sudut halaman Stadion Galuh.
Namun hingga babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta. Kedudukan sementara masih imbang 0-0.
Situasi di lokasi nobar pun ikut berubah mengikuti jalannya pertandingan. Saat Indonesia melancarkan serangan, suara dukungan penonton terdengar lebih keras. Sebaliknya, ketika Thailand mendapat kesempatan melakukan serangan balik, suasana mendadak lebih tegang.
Sebelumnya, Indonesia memastikan tempat di partai final setelah melewati Bangladesh dengan kemenangan telak 9-2. Hasil tersebut membuat Indonesia unggul dalam perolehan selisih gol atas Malaysia.
Kini, ribuan warga yang memadati Stadion Galuh menaruh harapan pada skuad Garuda. Mereka datang bukan sekadar untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga ingin merasakan bersama atmosfer perjuangan Indonesia dalam memburu gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. (Yuliana/CN/Djavatoday)

