Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kebakaran melanda ruang kelas 4 SDN 1 Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). Api membakar sebagian bangunan sekolah dengan luas area terdampak sekitar 7 x 7 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satpol PP Ciamis menerima laporan kebakaran pada pukul 11.49 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi dan tiba di sekolah yang berada di Dusun Bunirasa, RT 02 RW 01, Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, sekitar pukul 12.23 WIB.
Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat api sudah menjalar hingga bagian atap bangunan sekolah.
“Awalnya, warga mengetahui api sudah berada di atas atap bangunan sekolah. Khawatir api semakin membesar dan merembet ke bagian lain, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sekolah. Laporan itu diteruskan ke Mako UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan pemadaman,” kata Budi Rahmat.
Menerima laporan tersebut, petugas langsung bergerak menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran bernomor polisi Z 8162 T dan Z 8163 T.
Petugas melakukan pemadaman api, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Penanganan juga disertai observasi dan pendataan di lokasi kejadian.
“Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Setelah api berhasil dikendalikan, kami melakukan pemeriksaan di sekitar bangunan untuk memastikan kondisi aman,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 11.35 WIB. Area yang terbakar diperkirakan berukuran 7 x 7 meter dari keseluruhan bangunan sepanjang 25 meter dan lebar 7 meter. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada aktivitas pembakaran sampah di belakang bangunan sekolah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi.
“Dugaan awal, api berasal dari aktivitas pembakaran sampah di belakang bangunan sekolah. Meski demikian, penyebab pastinya masih perlu dipastikan. Kami mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika membakar sampah, terutama di dekat bangunan dan material yang mudah terbakar,” tutur Budi.
Proses penanganan kebakaran berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam penanganan tersebut, petugas Damkar Ciamis bekerja bersama BPBD Kabupaten Ciamis, BPBD Kota Banjar, RCS, Tagana, serta warga setempat.
Budi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda api yang berpotensi meluas. Penanganan sejak awal diharapkan dapat mencegah kebakaran membesar dan meminimalkan kerugian. (Ayu/CN/Djavatoday)

