Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Malam yang semula tenang mendadak membuat seorang warga Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ketakutan. Saat tengah menikmati acara televisi di ruang tengah rumahnya, seekor ular tiba-tiba melintas dari arah pintu dan masuk ke dalam ruangan.
Kejutan itu semakin membuat penghuni rumah waswas setelah diketahui ular tersebut merupakan king kobra sepanjang sekitar dua meter. Tak berani mengambil risiko, pemilik rumah segera meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis untuk mengevakuasi reptil berbisa tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Beuti, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog, Sabtu (10/10/2026) malam. Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari pemilik rumah.
“Pemilik rumah sedang menonton televisi ketika melihat ular melintas dari arah pintu menuju bagian dalam rumah. Karena khawatir membahayakan penghuni, pelapor segera menghubungi petugas Damkar untuk meminta bantuan evakuasi,” kata Budi, Minggu (11/10/2026).
Ular tersebut diduga masuk ketika pintu rumah dalam keadaan terbuka. Tanpa disadari penghuni, hewan itu kemudian masuk hingga akhirnya terlihat melintas di ruang tengah.
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar Ciamis berangkat menggunakan satu unit mobil pancar bernomor polisi Z 8164 T. Petugas selanjutnya melakukan pencarian untuk mengetahui posisi ular sebelum proses evakuasi dilakukan.
Pencarian petugas akhirnya mengarah pada sebuah gulungan karpet di dalam rumah. Di tempat itulah king kobra tersebut ditemukan bersembunyi.
Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati. King kobra merupakan ular berbisa yang dapat menimbulkan ancaman serius apabila merasa terancam atau penanganannya dilakukan tanpa keahlian memadai.
“Ular ditemukan bersembunyi di dalam gulungan karpet. Petugas melakukan evakuasi dengan mengutamakan keselamatan, baik bagi penghuni rumah maupun personel yang bertugas,” ujar Budi.
Setelah melalui proses penanganan, ular sepanjang dua meter itu akhirnya berhasil diamankan. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang dilaporkan mengalami luka akibat kejadian tersebut.
Petugas kemudian membawa ular ke kantor UPTD Damkar Ciamis. Selanjutnya, ular itu direncanakan dilepasliarkan ke habitat yang sesuai.
Kemunculan king kobra di lingkungan permukiman menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap keberadaan satwa liar di sekitar rumah.
Budi mengimbau warga agar tidak gegabah ketika menemukan ular, terutama jika jenisnya belum diketahui. Upaya menangkap atau mengusir ular tanpa peralatan dan keterampilan yang memadai justru berisiko membahayakan keselamatan.
“Jika menemukan ular di dalam rumah, masyarakat sebaiknya tetap tenang, menjaga jarak, dan menjauhkan anak-anak serta anggota keluarga dari lokasi. Jangan mencoba menangkapnya sendiri. Segera hubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan secara aman,” pungkasnya.
Dengan penanganan yang tepat, keberadaan satwa berbahaya di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditangani tanpa menimbulkan korban, sekaligus memungkinkan satwa tersebut dikembalikan ke habitat yang sesuai. (Ayu/CN/Djavatoday)

