Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya memperkuat tata kelola lingkungan kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui peluncuran Sustainable Ways Project, sebuah program kolaboratif bersama Bank DBS Indonesia dan Duitin. Inisiatif yang diperkenalkan pada 4 Desember 2025 di Aula Setda Ciamis ini membawa misi besar: membangun pengelolaan sampah yang modern sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi sirkular.
Pelaksanaan program ini menandai langkah baru dalam pembenahan ekosistem bank sampah di kabupaten setempat. Berbagai pendekatan diterapkan, mulai dari transformasi digital, peningkatan kapasitas pengolahan sampah organik dan anorganik, hingga pengembangan inovasi berbasis lingkungan yang dapat memberi nilai tambah bagi warga.
Bupati Ciamis menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata perhatian sektor perbankan terhadap isu lingkungan di daerah. Ia mengapresiasi kepercayaan Bank DBS Indonesia dan Duitin yang menilai Ciamis sebagai daerah dengan potensi besar dalam pembangunan berwawasan lingkungan.
“Dengan segala keterbatasan, kami tetap memiliki mimpi besar untuk membawa Ciamis lebih maju. Pemerintah tidak akan mampu bergerak sendiri tanpa dukungan OPD dan masyarakat yang selalu mengedepankan semangat gotong royong,” kata Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan lingkungan hidup akan terus menjadi prioritas. Ciamis bahkan menargetkan diri untuk mendeklarasikan status sebagai Kabupaten Organik pada tahun 2026.
Perwakilan Direktur Bank DBS Indonesia, Kevin Alvoti, menyebutkan bahwa Ciamis dipilih bukan tanpa alasan. Menurutnya, daerah ini memiliki kinerja yang menonjol dalam pengelolaan lingkungan.
“Pemerintahnya visioner, jaringan bank sampahnya aktif, dan budaya gotong royong masyarakat sangat kuat. Ini yang membuat kami yakin Ciamis adalah lokasi ideal untuk melahirkan dampak sosial dan lingkungan yang lebih besar,” ungkapnya.
Program kolaboratif ini menghadirkan sejumlah bantuan dan inovasi konkret yang dapat langsung dirasakan masyarakat, di antaranya:
- Pembangunan dan penguatan jaringan bank sampah di sejumlah wilayah.
- Digitalisasi operasional bank sampah melalui aplikasi pencatatan dan transaksi.
- Pemanfaatan sampah organik sebagai bahan pakan ternak.
- Pengembangan budidaya burung puyuh bagi anggota bank sampah sebagai pengungkit ekonomi keluarga.
Dukungan Bank DBS Indonesia dan Duitin sejatinya bukan hal baru bagi masyarakat Ciamis. Beberapa bank sampah seperti Ciheuleut di Desa Sadewata, Tumeras Saguling di Kecamatan Baregbeg, dan Dirgabumi Sejahtera di Cikaso Banjaranyar sebelumnya telah menerima bantuan budidaya telur puyuh. Digitalisasi layanan juga telah berjalan di Bank Sampah Harapan, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari.
Dengan berbagai terobosan tersebut, Sustainable Ways Project diharapkan menjadi contoh kolaborasi multipihak dalam memajukan kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Ciamis optimistis program ini akan memperkuat posisi daerah sebagai wilayah yang siap menuju masa depan yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (Ayu/CN/Djavatoday)

