Berita Banjar (Djavatoday.com),- Puluhan siswa SMPN 3 Banjar, Jawa Barat, mengalami gejala diduga keracunan usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (1/10/2025) siang. Gejala yang dialami mulai dari mual, sakit perut hingga pusing.
Sebanyak 68 siswa dilaporkan terdampak, dan langsung dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan. Para siswa dirawat di RSUD Kota Banjar, RSU Banjar Patroman (PMC), dan Mitra Idaman.
Pantauan di lapangan, sejumlah ambulans hilir mudik mengevakuasi siswa. Petugas gabungan dari PMI, TNI-Polri, BPBD, serta relawan turun langsung membantu penanganan. Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, ikut memantau kondisi korban di RSU Banjar Patroman.
Seorang siswa, Denisa, mengaku mulai merasa sakit setelah menyantap ayam suwir dari MBG.
“Setelah makan MBG sebelum Dzuhur, habis Dzuhur perut sakit sama pusing. Rasanya aneh waktu makan ayam suwir, meski tidak bau,” katanya saat dirawat di RSU Banjar Patroman.
Guru SMPN 3 Banjar, Diandini, menyebut sekolah menerima 854 ompreng MBG hari itu. Ia mengatakan sempat mengingatkan siswa agar tidak mengonsumsi makanan jika mencium bau tak sedap.
“Menunya ayam suwir, tempe, nasi, selada, timun, dan anggur. Ada beberapa ayam suwir yang bau, tapi sebagian anak tidak tahu. Yang terdata ada sekitar 68 siswa mengalami gejala,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap kejadian ini tidak menimbulkan trauma berkepanjangan bagi siswa maupun orang tua.
“Mudah-mudahan bisa jadi bahan evaluasi supaya lebih higienis dan memperbaiki layanan,” kata Diandini.
Hingga berita ini diturunkan, para siswa yang dirawat mendapat penanganan medis dan kondisi sebagian sudah berangsur membaik. Aparat terkait masih menyelidiki penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. (CN/Djavatoday)

