Berita Banjar (Djavatoday.com),- Euforia Lebaran telah usai, namun semangat baru justru mulai tumbuh di kalangan pencari kerja di Kota Banjar, Jawa Barat. Mall Pelayanan Publik (MPP) Terminal Tipe A mulai dipadati warga yang mengurus kartu kuning atau AK1, sebagai syarat mencari pekerjaan.
Sejak 8 hingga 17 April 2025, tercatat 61 orang telah mengajukan permohonan kartu pencari kerja. Meski tidak langsung melonjak ke angka ratusan, tren kenaikan ini tetap signifikan bila dibandingkan hari-hari biasa.
“Setiap tahun setelah Lebaran, tren ini memang rutin terjadi. Tahun ini pun terlihat peningkatan meski belum terlalu drastis,” ungkap Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Banjar, Ninding Kosmana, saat dihubungi Sabtu (19/4/2025).
Sebagian besar pemohon kartu AK1 memilih wilayah Jabodetabek sebagai tujuan utama. Daerah ini masih menjadi magnet utama peluang kerja dalam negeri. Namun, tak sedikit pula yang mengincar pekerjaan di luar negeri seperti Taiwan, Brunei Darussalam, dan Hongkong.
Disnaker mencatat, sepanjang Januari hingga Maret 2025, sebanyak 184 pencari kerja telah mengurus AK1 baik untuk penempatan lokal maupun internasional. Bagi calon pekerja migran, sejumlah perusahaan juga telah menyiapkan pelatihan dan pembekalan sebelum pemberangkatan.
“Kami juga tengah mempertimbangkan pelaksanaan job fair rutin yang biasanya digelar pada pertengahan tahun. Namun, semua masih menunggu kepastian anggaran daerah,” ujar Ninding.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjar tahun 2024, terdapat 5.967 orang pengangguran terbuka. Meski termasuk yang terendah di tingkat provinsi, angka ini tetap menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.
Kenaikan permohonan kartu pencari kerja pasca Lebaran mengindikasikan geliat dan harapan baru bagi warga Banjar. Tantangan ke depan adalah menciptakan lebih banyak peluang kerja dan memperluas akses bagi masyarakat yang ingin memperbaiki nasib, baik di dalam negeri maupun luar negeri. (Diana/CN/Djavatoday)

