Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Ketenagakerjaan Ciamis melakukan monitoring ke sejumlah perusahaan pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Jumat (1/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan, khususnya bagi yang tetap beroperasi.
Kegiatan pengawasan dimulai sejak pagi dan dipimpin langsung Kepala Disnaker Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarok. Sekitar 20 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari unsur Polres Ciamis, Kodim 0613/Ciamis, Denintel Kodam III/Siliwangi, Bakesbangpol, hingga perwakilan asosiasi pengusaha dan serikat pekerja.
Dase mengatakan, meski situasi peringatan May Day di Ciamis berlangsung kondusif, pengawasan tetap diperlukan sebagai langkah antisipasi. “Perusahaan yang tetap beroperasi wajib menerapkan sistem lembur dan memberikan upah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan monitoring ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Tahun ini, peringatan May Day mengusung tema kolaborasi untuk mendorong kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.
Usai apel di kantor Disnaker, tim langsung bergerak ke sejumlah lokasi, termasuk kawasan Alun-Alun Ciamis dan beberapa perusahaan yang masih beroperasi.
Dari hasil pemantauan, sebagian besar perusahaan memilih menghentikan aktivitas produksi pada hari tersebut. Namun, beberapa perusahaan tetap beroperasi dengan menerapkan skema lembur. Salah satunya di SPBE PT Warung Jeruk Sumber Gas yang tetap mempekerjakan puluhan karyawan dengan tambahan upah lembur. Kondisi serupa juga ditemukan di CV Cahaya Plastik.
Berdasarkan hasil monitoring, Disnaker memastikan tidak ditemukan pelanggaran signifikan yang berpotensi memicu konflik hubungan industrial. “Perusahaan yang tetap beroperasi telah memenuhi kewajibannya terhadap pekerja,” kata Dase.
Ia menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala dengan melibatkan berbagai pihak guna menjaga stabilitas hubungan industrial di daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi kunci dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat. “May Day ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ciamis pun berharap kondisi kondusif ini dapat terus terjaga, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja. (Ayu/CN/Djavatoday)

