Dugaan Kecurangan dalam Seleksi PPPK di Kota Banjar, BKPSDM Lakukan Pengecekan

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Muncul informasi mengenai dugaan kecurangan dalam proses seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Banjar.

Dugaan ini mencuat setelah beredar kabar terdapat peserta seleksi yang tetap mengikuti proses rekrutmen meskipun tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjar, Asep Tatang, menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan tersebut.

“Kami belum menerima laporan resmi terkait informasi ini. Namun, kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (4/2/2025).

Kepala Bidang Kepegawaian BKPSDM Kota Banjar, Irfan Fauzi, juga mengakui adanya isu yang beredar tersebut. Ia mengungkapkan kabar mengenai peserta yang tidak memenuhi syarat memang sudah terdengar, tetapi belum ada laporan formal yang diterima.

“Saya memang mendengar informasi itu, tetapi hingga saat ini belum ada laporan resmi dari masyarakat maupun pihak-pihak terkait, seperti paguyuban honorer,” katanya.

Irfan menambahkan pihaknya akan melakukan pengecekan data dalam sistem. “Kami akan memverifikasi data secara administratif, dan hasilnya akan diumumkan pada 8 Februari 2025,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya seleksi PPPK di Banjar. “Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan kejanggalan. Informasi yang beredar saat ini akan kami cek lebih lanjut dengan data yang ada,” tambahnya.

Jika terbukti ada peserta yang tidak memenuhi kriteria seleksi, maka statusnya akan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau tidak lolos seleksi.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Honorer Kota Banjar, Syarif, mengungkapkan pihaknya telah menerima beberapa laporan terkait masa kerja honorer yang tidak sesuai dengan persyaratan.

“Kami sudah menindaklanjuti laporan yang masuk. Selain itu, kami juga akan terus mengawasi dan memastikan proses seleksi PPPK di Banjar berjalan dengan transparan,” tegasnya.

Syarif berkomitmen untuk mencegah adanya praktik kecurangan. Termasuk keberpihakan terhadap honorer titipan. “Kami akan melakukan pengecekan data secara menyeluruh agar proses seleksi ini berjalan jujur dan adil,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Dedi Mulyadi Ingin Warga Jabar Jadi “Manusia Unggul”, Sekolah Maung Disiapkan untuk Siswa Berprestasi

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyinggung gagasannya tentang pembentukan generasi unggul di Jawa Barat. Hal itu disampaikan Dedi usai melaksanakan...

Dedi Mulyadi Maknai Idul Adha sebagai Pengorbanan Pemimpin untuk Rakyat

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menyampaikan pesan tentang kepemimpinan, pendidikan hingga kepedulian sosial kepada masyarakat....

Dedi Mulyadi Salat Id di Kampung Perbatasan Banjar, Janji Perbaiki Jalan dan Mushola

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Hari Raya Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, berlangsung berbeda dari biasanya. Sejak pagi, warga tampak memadati Masjid...

RT dan RW Jadi Garda Terdepan Pelayanan, Pemdes Binangun Gelar Sosialisasi Hukum

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Pemerintah Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur lingkungan melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hukum bagi para...

Terbaru