Berita Banjar (Djavatoday.com),- Dua atlet balap motor andalan Kota Banjar, Akbar Abud Afdalah dan Ari Febriansyah, memutuskan untuk meninggalkan daerah asalnya dan bergabung dengan kontingen luar daerah. Minimnya dukungan dari Pemerintah Kota Banjar menjadi alasan utama di balik keputusan ini.
Akbar, peraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI AcehโSumut dan ajang Porprov Jawa Barat, kini akan memperkuat Kabupaten Bogor. Sementara Ari, peraih medali perak di Porprov dan peringkat keempat PON XXI, memilih bergabung dengan tim dari Kota Bandung.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Banjar, Asep Saefurrohmat, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini proses administrasi perpindahan kedua atlet tengah berlangsung.
โBenar, keduanya sedang menyelesaikan proses mutasi administrasi agar bisa segera membela daerah barunya,โ kata Asep kepada wartawan, Minggu (20/7/2025).
Asep menjelaskan bahwa keputusan untuk pindah bukanlah langkah tiba-tiba. Pihaknya sudah melakukan berbagai upaya komunikasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Namun, hasilnya dinilai tidak memberikan kejelasan masa depan bagi para atlet.
โBukan keputusan yang mudah. Kami sudah berulang kali berdiskusi dengan pemerintah. Tapi kalau tidak ada kejelasan dukungan, apalagi soal anggaran dan masa depan atlet, mereka akan tertinggal. Kasihan kalau sampai tidak bisa ikut kejuaraan,โ ujarnya.
Kepergian dua atlet nasional ini dinilai sebagai kerugian besar bagi Kota Banjar, terutama karena keduanya merupakan hasil pembinaan jangka panjang. Sementara itu, daerah lain aktif merekrut atlet potensial dari luar demi memperkuat kontingen mereka di ajang-ajang besar.
Asep pun berharap momentum ini bisa menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemkot Banjar dalam hal pembinaan olahraga.
โIni sangat kami sayangkan. Membina atlet hingga berprestasi nasional tidaklah mudah. Perlu waktu, tenaga, dan komitmen. Sayangnya, kami seperti berjuang sendiri,โ ungkapnya.
Meski ditinggal dua andalan utama, IMI Kota Banjar tetap bertekad melanjutkan persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Porprov Jawa Barat 2025. Dengan keterbatasan yang ada, Asep menyatakan pihaknya akan terus mendukung atlet-atlet muda yang tersisa. (Diana/CN/Djavatoday)

