Wajah Baru Taman Wisata Karang Resik

Taman wisata Karang Resik berada di Jalan Mohamad Hatta, Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Taman wisata ini memiliki luas sekitar 32 hektare yang letaknya berada di perbatasan antara Kabupaten Ciamis dan Kota Tasikmalaya.

Sejak resmi dibuka pada 17 Oktober 2017 lalu, taman wisata ini disulap menjadi objek wisata yang indah dengan tatanan wahana yang begitu apik. Pihak pengelola mengatakan, butuh waktu sekitar 2 tahun untuk menghidupkan kembali taman wisata Karang Resik yang sebelumnya mengalami mati suri.

Wahana yang ada disini begitu beragam. Diantaranya Farm House atau wahana interaksi dengan hewan, Waterpark atau wahana permainan air, Wonderland atau wahana edukasi dan juga Wonderful atau wahana memacu adrenalin.

Selain itu, pihak manajemen juga membangun Kampung Hawu dengan menerapkan konsep tradisonal khas Sunda. Di Kampung Hawu juga terdapat sarana permainan tradisonal yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Taman wisata Karang Resik sempat tutup selama setahun lebih akibat pandemi Covid-19. Penutupan tempat wisata ini sebagai bentuk kepedulian terhadap Pemerintah untuk meminimalisir kasus penularan Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 lalu.

Malaya Park Taman Wisata Karang Resik

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Tasikmalaya, taman wisata Karang Resik kini hadir dengan nuansa baru setelah resmi dibuka kembali untuk umum. Pihak manajemen menuturkan, ada banyak konsep-konsep menarik yang disuguhkan untuk para pengunjung.

Saat ini ada sekitar 5 anjungan yang telah dibangun, antara lain Nagoya Hills (Bukit Jepang), Jeju Park (Taman Korea), The Delhi (Taman India), Volendam (Taman Belanda) dan Santorini (Taman Yunani). Mereka menamakan anjungan baru ini dengan nama Malaya Park.

Konsep pembangunan anjungan Asia dan Eropa ini dimaksudkan untuk mengobati kerinduan para wisatawan yang kini tidak bisa melakukan kunjungan atau liburan ke luar negeri akibat situasi pandemi yang belum membaik.

Anjungan disini tidak hanya menyajikan keindahan bentuk bangunannya saja, melainkan sekaligus memuat unsur entertainnya juga. Misalnya, di taman Jepang, ada nuansa musim salju, di taman India terdapat museum artis-artis Bolywood dengan menggunakan teknologi 3D.

Di taman Korea juga terdapat nuansa tradisonal dan modern. Konsep modern Korea mengangkat tema K-Pop yaitu Blackpink dan BTS. Proses pembuatan konsep baru di dilakukan sejak Oktober 2020 dengan melibatkan para seniman di kota Tasikmalaya.

Hari tiket masuk pada hari biasa sebesar Rp25 ribu dan untuk weekendnya Rp35 ribu. (Willy/Djavatoday)

Baca juga : Nongkrong Asyik di Selaras Cafe Ciamis

Menyusuri Situs Karangkamulyan Ciamis, Jejak Kerajaan Galuh yang Penuh Mitos

Ciamis selalu punya cerita yang membuat orang ingin berhenti sejenak. Salah satunya berada di kawasan Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, tepat di jalur nasional penghubung Ciamis-Banjar....

Libur Panjang Mei, Puluhan Ribu Wisatawan Padati Objek Wisata Pangandaran

Berita Pangandaran (Djavatoday.com),- Libur panjang akhir pekan bertepatan dengan momentum Kenaikan Isa Almasih 2026 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran. Ribuan wisatawan...

Long Weekend, Wisatawan Serbu Puncak Bangku Ciamis Berburu Panorama Negeri di Atas Awan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Momen libur panjang akhir pekan dimanfaatkan sejumlah warga untuk menikmati wisata alam di Kabupaten Ciamis. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi...

Rekomendasi Wisata Hutan Pinus Buat Kamu yang Butuh Healing di Akhir Pekan

Aktivitas padat acapkali membuat pikiran terasa ramai dan tubuh cenderung mudah lelah. Setiap orang pasti membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak dari tugas belajar, pekerjaan,...

Terbaru