Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Momen libur panjang akhir pekan dimanfaatkan sejumlah warga untuk menikmati wisata alam di Kabupaten Ciamis. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi yakni Puncak Bangku di Desa Situmandala, Kecamatan Rancah, yang dikenal memiliki panorama bak negeri di atas awan.
Sejak pagi buta, pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata tersebut. Ratna, warga Imbanagara Raya, Ciamis, menjadi salah satu wisatawan yang sengaja berangkat sebelum subuh demi bisa menikmati suasana pagi di Puncak Bangku.
Bersama keluarganya, Ratna memulai perjalanan sekitar pukul 05.00 WIB dari pusat Kota Ciamis menggunakan sepeda motor. Jarak sekitar 39 kilometer ditempuh selama kurang lebih satu jam perjalanan.
Ia mengaku sengaja datang lebih awal karena ingin melihat hamparan awan dan kabut tipis yang biasanya muncul pada pagi hari di kawasan tersebut.
“Berangkat dari rumah habis adzan subuh karena lokasinya kan sekitar satu jam dari kota, rombongan keluarga 4 motor,” ujar Ratna saat ditemui di lokasi, Sabtu (16/5/2026).
Namun perjalanan mereka sempat terkendala hujan di wilayah Sukadana sehingga rombongan harus berhenti sekitar 20 menit. Akibatnya, mereka baru tiba di Puncak Bangku sekitar pukul 06.30 WIB.
Di tengah libur long weekend, suasana kawasan wisata tampak cukup ramai. Kendaraan roda dua maupun roda empat memenuhi area parkir. Tidak hanya wisatawan asal Ciamis, sejumlah pengunjung dari luar daerah seperti Bandung juga terlihat datang menikmati panorama alam di kawasan perbukitan tersebut.
Sayangnya, cuaca yang berubah-ubah membuat pemandangan negeri di atas awan tidak terlihat jelas. Kabut tebal justru menutupi hampir seluruh area sehingga panorama pegunungan sempat tertutup putih pekat.
Meski demikian, Ratna dan keluarganya tetap menikmati suasana liburan dengan bersantai sambil sarapan di warung sekitar lokasi wisata. Sekitar pukul 08.00 WIB, kabut perlahan mulai menipis dan memperlihatkan hamparan pegunungan hijau yang membentang di kejauhan.
“Sebetulnya kunjungan kali ini kurang beruntung karena kabutnya tebal sehingga tidak muncul pandangannya. Tapi meski pun begitu, pemandangan di sini bagus, tidak ada yang sia-sia,” ungkapnya.
Ratna mengatakan, ini bukan kali pertama dirinya berkunjung ke Puncak Bangku. Dari beberapa kali datang saat musim liburan, ia sudah beberapa kali berhasil menikmati fenomena negeri di atas awan yang menjadi daya tarik utama lokasi wisata tersebut.
Sementara itu, pengunjung lainnya, Basir, mengaku baru pertama kali datang ke Puncak Bangku bersama keluarganya. Menurutnya, suasana sejuk dan panorama alam di lokasi tersebut tetap menarik dinikmati meski tanpa kemunculan lautan awan.
“Di sini tadi ngopi, sarapan dengan suasana yang sejuk dan adem. Ternyata kalau sudah siang pemandangannya juga bagus,” katanya. (Ayu/CN/Djavatoday)

