Tahukah kamu, Indonesia memiliki lebih dari seribu desa wisata yang tersebar luas di Nusantara? Beberapa di antaranya terletak di Pulau Jawa serta memiliki daya tarik yang berbeda-beda. Namun, hampir semuanya mengembangkan potensi alam sekaligus mempertahankan tradisi lokal yang ada.
Desa wisata di Pulau Jawa menjadi salah satu destinasi yang terus mengalami peningkatan yang signifikan. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang tertarik untuk merasakan pengalaman autentik, seperti budayanya, kulinernya, keseniannya, hingga keterlibatan langsung
Desa Wisata di Pulau Jawa
Mengunjungi desa wisata kini menjadi aktivitas berlibur yang tidak menyenangkan, tapi juga memberikan banyak insight yang berharga. Kalau kamu penasaran dengan desa-desa wisata yang populer di Pulau Jawa, berikut ulasan dan daya tariknya!
Desa Wisata Pentingsari, Yogyakarta
Berlokasi di Sleman, Yogyakarta, Desa Wisata Pentingsari menjadi salah satu destinasi yang tidak mengandalkan wisata buatan. Tempat ini justru menawarkan konsep ekowisata berbasis masyarakat. Kegiatannya meliputi edukasi seni dan budaya seperti membatik, membuat kerajinan, hingga membuat wayang suket. Eits! Tidak hanya itu, Desa Wisata Pentingsari juga dikenal dengan kehidupan agraris, petualangan sambil berkuliner, bahkan program Live-In yang memungkinkan kamu tinggal di rumah-rumah penduduk.
Desa Wisata Sembungan, Wonosobo
Desa wisata di Pulau Jawa sekaligus desa tertinggi ini menjadi tempat terbaik untuk melihat sunrise, lho! Selain itu, panorama alam yang memukau turut menjadi alasan mengapa banyak wisatawan tertarik untuk mengunjunginya. Beberapa visual seperti Bukit Sikunir, Telaga Cebong, hingga Curug Sikarim pasti membuat kamu betah untuk berlama-lama di sana. Tempat ini juga memiliki tradisi unik seperti Ruwatan Rambut Gimbal, yakni kepercayaan akan keistimewaan yang dimiliki oleh anak-anak berambut gimbal.
Desa Wisata Osing Kemiren, Banyuwangi
Desa wisata di Pulau Jawa yang juga kental akan tradisinya yaitu ada Desa Wisata Osing Kemiren yang berlokasi di Kabupaten Banyuwangi. Tempat ini merupakan perkampungan adat suku Osing atau masyarakat asli Banyuwangi yang memiliki tradisi unik, yakni Tumpang Sewu atau ritual makan bersama serta menjemur kasur serentak pada bulan Zulhijah. Kamu juga bisa mencoba kuliner khasnya seperti kopi kemiren dan ayam suwir bumbu kemiri atau yang sering disebut pecel pitik.
Desa Wisata Kasongan, Bantul
Desa Wisata Kasongan menawarkan pengalaman nyata untuk kamu yang menyukai kerajinan tradisional. Tempat ini bahkan dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah yang memungkinkan wisatawan untuk melihat langsung proses pembuatannya. Sepanjang jalan desa, kamu akan menyaksikan rumah-rumah warga seolah toko yang memamerkan patung, guci, pot, hingga perabotan rumah tangga.
Itu dia deretan desa wisata di Pulau Jawa yang populer dengan keunikan dan tradisi lokalnya. Tempat-tempat di atas menjadi bukti bahwa wisata tidak selalu tentang mengunjungi destinasi kekinian, melainkan berkunjung ke tempat yang kental akan budayanya, berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melihat tradisi diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Mari menjadi wisatawan yang turut mendukung pelestarian budaya sekaligus perekonomian masyarakat lokal dengan mengunjungi desa-desa wisata yang tersebar luas di berbagai wilayah. (Karin/Djavatoday)

