Perangkat Desa di Tasikmalaya Ditangkap Diduga Korupsi Dana Desa

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Seorang oknum perangkat Desa Pageralam, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, berinisial AR (30), ditangkap oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya atas dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Pendapatan Asli Desa (PADes) tahun 2022 sebesar Rp 327.788.400. Kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, menjelaskan bahwa dugaan korupsi yang dilakukan oknum perangkat bermula saat Desa Pageralam menerima Dana Desa tahun 2022 sebesar Rp 1.082.686.400 dan PADes sebesar Rp 1.041.609. Pada 3 November 2022, AR diangkat sebagai kaur keuangan desa berdasarkan keputusan kepala desa.

Setelah menjabat, AR mulai menyalahgunakan wewenangnya dengan menarik dana desa tanpa izin.

“Uang tersebut digunakan untuk bermain judi online jenis slot, membayar hutang pribadi, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. AR awalnya berencana mengganti uang tersebut jika menang judi, tetapi terus mengalami kekalahan,” ujarnya, Jumat (7/2/2025).

AR melakukan delapan kali penarikan dana desa menggunakan cek desa yang berada dalam penguasaannya. Total uang yang disalahgunakan adalah Rp 327.788.400, dengan rincian:

Judi online: Rp 254.949.386

Membayar hutang: Rp 31.540.000

Kebutuhan pribadi: Rp 41.299.014

“Modus operandi yang digunakan AR adalah memalsukan tanda tangan kepala desa pada cek untuk mencairkan dana desa dan PADes,” kata Kasat.

Akibat perbuatannya, AR dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001. Ancaman hukuman yang dihadapi adalah pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, dengan denda paling sedikit Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar. Tersangka juga berpotensi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Dalam penyelidikan, Satreskrim Polres Tasikmalaya telah menyita 89 barang bukti dan memeriksa 85 saksi. Proses hukum terhadap AR masih terus berjalan. (Ayu/CN/Djavatoday)

Cegah Anggota Terjerat Judi Online, Propam Polres Tasikmalaya Periksa HP Personel

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Polres Tasikmalaya melakukan pemeriksaan mendadak terhadap telepon seluler (HP) seluruh personel. Pemeriksaan tersebut dilakukan Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai langkah...

Kerabat Diduga Cabuli Dua Kakak Beradik di Taraju, Kasus Terungkap Setelah Dipergoki Nenek

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur terjadi di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Polisi telah mengamankan seorang...

Pastikan Kesiapan Operasional, Kapolres Tasikmalaya Cek Kendaraan dan Peralatan

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Polres Tasikmalaya memastikan seluruh kendaraan dinas dan peralatan operasional siap digunakan untuk mendukung tugas kepolisian. Pengecekan dilakukan Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade...

Operasi Libas Lodaya 2026, Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Tiga Wilayah Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Kasus pencurian sepeda motor di tiga wilayah Kabupaten Tasikmalaya berhasil diungkap Polres Tasikmalaya melalui Operasi Libas Lodaya 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi...

Terbaru