Hari Jenggot Sedunia atau World Beard Day kembali diperingati pada Sabtu, 5 September 2026. Peringatan unik ini menjadi momen bagi para pemilik jenggot di berbagai negara untuk merayakan gaya, identitas, sekaligus budaya yang berkaitan dengan rambut wajah.
Berbeda dengan hari peringatan internasional yang ditetapkan lembaga resmi, World Beard Day lebih dikenal sebagai perayaan budaya populer. Hari Jenggot Sedunia diperingati setiap Sabtu pertama bulan September, sehingga tanggalnya dapat berubah setiap tahun.
Lantas, dari mana sebenarnya tradisi Hari Jenggot Sedunia berasal?
Sejarah Hari Jenggot Sedunia
Asal-usul pasti World Beard Day ternyata tidak begitu jelas. Tidak ada satu tokoh atau organisasi yang secara resmi tercatat sebagai pencetus peringatan tersebut.
Sejumlah sumber menyebut perayaan modern Hari Jenggot Sedunia mulai dikenal luas sekitar awal 2010-an. Namun, cerita mengenai penghormatan terhadap jenggot telah dikaitkan dengan tradisi masyarakat Skandinavia, termasuk bangsa Viking.
Karena itu, kisah yang menghubungkan World Beard Day dengan bangsa Viking perlu dilihat sebagai bagian dari cerita dan tradisi yang berkembang, bukan sebagai bukti bahwa Viking merupakan pencipta resmi perayaan modern tersebut.
Yang jelas, dalam perkembangannya, Hari Jenggot Sedunia semakin dikenal melalui komunitas pecinta jenggot dan media sosial.
Kapan Hari Jenggot Sedunia 2026?
Bagi yang penasaran, Hari Jenggot Sedunia 2026 diperingati pada Sabtu, 5 September 2026.
Tanggal tersebut mengikuti ketentuan bahwa World Beard Day jatuh pada Sabtu pertama setiap September. Pada tahun berikutnya, tanggal perayaan akan kembali berubah mengikuti kalender.
Artinya, pada 2026 ini, para pemilik jenggot di berbagai belahan dunia merayakannya tepat pada 5 September.
Apa Makna Hari Jenggot Sedunia?
Pada dasarnya, Hari Jenggot Sedunia menjadi kesempatan untuk merayakan jenggot sebagai bagian dari penampilan dan ekspresi diri.
Jenggot selama berabad-abad memiliki makna yang berbeda-beda di berbagai masyarakat. Dalam sejumlah budaya, jenggot pernah dikaitkan dengan kedewasaan, kebijaksanaan, kekuatan hingga status sosial.
Di era modern, maknanya pun semakin beragam. Ada yang memelihara jenggot sebagai bagian dari gaya pribadi, sementara lainnya menganggap jenggot sebagai ciri khas penampilan.
Karena itu, World Beard Day tidak hanya berbicara mengenai seberapa panjang atau tebal jenggot seseorang. Peringatan ini juga menjadi ruang untuk merayakan keberagaman gaya dan komunitas yang terbentuk di sekitarnya.
Bagaimana Cara Merayakan Hari Jenggot Sedunia?
Tidak ada aturan baku mengenai cara merayakan World Beard Day. Pemilik jenggot bisa merayakannya dengan cara sederhana, misalnya merapikan jenggot, mencoba gaya baru atau mengabadikan penampilan melalui foto.
Di sejumlah tempat, perayaan juga dapat dilakukan melalui pertemuan komunitas, kegiatan sosial hingga kontes jenggot. Media sosial kemudian menjadi salah satu tempat untuk membagikan gaya jenggot dengan menggunakan tagar #WorldBeardDay.
Bagi mereka yang tidak memiliki jenggot, tentu tetap bisa ikut meramaikan suasana dengan memberikan apresiasi kepada teman atau anggota keluarga yang memelihara jenggot.
Jangan Lupakan Perawatan Jenggot
Di balik perayaan dan gaya, jenggot juga membutuhkan perawatan. Jenggot yang dibiarkan tumbuh tanpa dirawat bisa membuat penampilan terlihat kurang rapi.
Perawatan sederhana dapat dilakukan dengan mencuci jenggot secara rutin, menjaga kebersihan kulit di bawahnya, menyisir rambut jenggot dan memangkas bagian yang tumbuh tidak beraturan.
Pemilik jenggot juga bisa menyesuaikan bentuknya dengan gaya rambut, bentuk wajah maupun aktivitas sehari-hari.
Dengan begitu, Hari Jenggot Sedunia bukan hanya menjadi alasan untuk memamerkan jenggot, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga kebersihan dan penampilan.
Pada akhirnya, World Beard Day 2026 merupakan perayaan ringan yang mengajak masyarakat melihat jenggot dari berbagai sisi, mulai dari sejarah, budaya, gaya hingga perawatan diri.
Jadi, bagi Anda yang berjenggot, 5 September 2026 bisa menjadi momentum untuk merapikan jenggot dan tampil percaya diri. Sedangkan bagi yang memilih wajah tanpa jenggot, tidak ada salahnya ikut meramaikan peringatan unik ini. (Ayu/CN/Djavatoday)

