Memiliki teman yang suportif dan selalu memberi semangat adalah dambaan semua orang. Sayangnya, orangsulitmendapatkan circle yang positif karena tidak semua orang memiliki tingkat kedewasaan atau pola pikir yang sama. Selain itu, perbedaan energi dan rutinitas juga kerap membuat salah satunya merasa lelah. Jika hubungan pertemananmu berjalan demikian, salah satu cara untuk mengevaluasinya adalah membatasi atau menghentikan hubungan yang juga dikenal dengan sebutan cut off.
Cara Cut Off Teman yang Toxic
Banyak orang berpendapat bahwa cut off adalah langkah terakhir yang dilakukan seseorang ketika sudah merasa lelah secara emosional. Memutus hubungan dengan teman, terutama yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun, memang tidak dapat dilakukan secara impulsif. Namun, jika kamu merasa pertemananmu suah tidak sehat dan cenderung toxic, berikut langkah yang dapat kamu ambil!
Tetapkan Batasan yang Tegas
Cara cut off teman toxic salah satunya adalah membatasi hal-hal yang membuat kamu merasa lelah. Pada saat kemauannya selalu dituruti, beberapa orang justru menanggapinya dengan kebiasaan yang negatif. Daripada energimu terkuras, lebih baik kamu membuat batasan yang jelas. Entah itu waktu, tenaga, atau bahkan materi. Batasan ini tidak hanya membantu kamu melindungi diri, tetapi juga memberikan kesempatan kepada orang lain untuk memperbaiki perilakunya.
Kurangi Intensitas Komunikasi secara Bertahap
Cara cut off teman toxic berikutnya adalah mengurangi intensitas komunikasi. Kamu bisa melakukannya secara bertahap, mulai dari mengurangi ajakan bertemu, mengurangi komunikasi melalui pesan, hingga memilih untuk tidak terlibat dalam semua urusannya. Cara ini memungkinkan kamu menghindari pertengkaran yang tidak diperlukan.
Sampaikan Keputusan dengan Jujur
Jika hubungan pertemananmu sudah terlalu sulit untuk diperbaiki atau kamu kerap merasa hanya dijadikan tempat pelampiasan emosi, sampaikan keputusanmu dengan baik dan hindari komunikasi yang berbelit. Jika temanmu pernah melakukan hal yang agresif, kamu bisa menyampaikannya melalui telepon atau pesan.
Berhenti Merasa Bersalah karena Memilih Diri Sendiri
Apakah kamu tipikal orang yang selalu berusaha menyenangkan dan memenuhi harapan orang lain meski harus mengorbankan waktu, tenaga, dan perasaan? Saat kamu dipertemukan dengan orang yang toxic, hentikanlah kebiasaan tersebut. Ketahuilah bahwa mengutamakan diri sendiri tidak selalu berarti egois, tapi itu adalah cara untuk menghentikan hubungan yang tidak sehat.
Bangun Lingkungan Pertemanan yang Positif
Cara cut off teman toxic yang terakhir yaitu membangun lingkaran pertemanan yang positif. Dekati dan bergaullah dengan orang-orang yang membuat kamu tidak merasa perlu divalidasi, mendukung perkembanganmu, serta mengerti batasan. Lebih baik teman sedikit tapi suportif daripada teman banyak tapi manipulatif.
Cut off bukan sebatas menyudahi hubungan dengan seseorang, melainkan menentukan hubungan seperti apa yang layak dipertahankan. Sebab kadang kala, menjaga jarak justru menjadi langkah terbaik agar setiap orang dapat melanjutkan hidup dengan lebih tenang. (Karin/Djavatoday)

