5 Tanaman yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah, Lengkap dengan Manfaat dan Cara Menanamnya

Memiliki pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Tidak harus selalu diisi tanaman hias, lahan kosong di sekitar rumah juga dapat dijadikan tempat menanam sayuran, bumbu dapur, atau tanaman yang memiliki manfaat lainnya.

Tidak perlu halaman yang luas untuk mulai berkebun. Beberapa tanaman bahkan bisa tumbuh dengan baik di dalam pot atau polybag yang ditempatkan di teras maupun sudut pekarangan.

Selain membuat rumah terlihat lebih hijau dan asri, menanam tanaman yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari juga dapat menghemat pengeluaran. Kita tinggal memetik ketika membutuhkan.

Bagi Anda yang ingin mulai berkebun di rumah, berikut 5 tanaman yangcocok ditanam di pekarangan rumah, lengkap dengan manfaat, fungsi, dan cara menanamnya.

1. Cabai

Cabai menjadi salah satu tanaman yang menarik untuk ditanam di pekarangan. Bumbu yang satu ini hampir selalu dibutuhkan dalam masakan sehari-hari, terutama bagi masyarakat Indonesia yang terbiasa dengan sambal dan makanan bercita rasa pedas.

Tanaman cabai tidak membutuhkan lahan terlalu luas. Dengan menggunakan pot atau polybag, cabai sudah bisa ditanam di halaman rumah.

Manfaat dan fungsi cabai

Selain digunakan sebagai bumbu masakan, memiliki tanaman cabai sendiri bisa membantu memenuhi kebutuhan dapur. Kita tidak perlu membeli cabai dalam jumlah banyak ketika hanya membutuhkan beberapa buah.

Tanaman cabai juga bisa membuat pekarangan terlihat lebih hidup, terutama ketika buahnya mulai bermunculan.

Cara menanam cabai

Siapkan benih cabai dari toko pertanian atau gunakan biji dari cabai yang sudah matang dan sehat. Benih sebaiknya disemai terlebih dahulu pada media yang gembur.

Setelah bibit memiliki beberapa helai daun dan cukup kuat, pindahkan ke pot atau polybag yang lebih besar. Gunakan tanah yang subur dan memiliki drainase baik.

Letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari. Siram secara rutin sesuai kondisi tanah dan berikan pupuk secara berkala.

2. Tomat

Tomat juga termasuk tanaman yang mudah ditanam di pekarangan. Tanaman ini bisa tumbuh di tanah maupun dalam pot berukuran cukup besar.

Buah tomat dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari bahan sambal, campuran sayuran, hingga minuman.

Manfaat dan fungsi tomat

Tomat dikenal sebagai salah satu sumber vitamin dan antioksidan. Dalam kehidupan sehari-hari, buahnya banyak digunakan sebagai bahan makanan.

Menanam tomat sendiri juga memberikan keuntungan karena buah bisa dipetik ketika sudah matang dan siap digunakan.

Cara menanam tomat

Benih tomat dapat disemai terlebih dahulu. Setelah bibit tumbuh dan cukup kuat, pindahkan ke pot atau polybag.

Gunakan media tanam yang gembur, subur, dan tidak mudah tergenang air. Tanaman tomat membutuhkan sinar matahari yang cukup.

Ketika batang mulai tinggi, berikan penyangga agar tanaman tetap berdiri dan tidak mudah roboh. Penyiraman dilakukan secukupnya, terutama ketika tanah mulai mengering.

3. Kangkung

Kalau ingin menanam sayuran yang relatif mudah dirawat, kangkung bisa menjadi pilihan.

Kangkung dapat ditanam di tanah, pot, maupun wadah lainnya. Tanaman ini juga memiliki masa pertumbuhan yang cukup cepat sehingga cocok bagi pemula yang baru belajar berkebun.

Manfaat dan fungsi kangkung

Kangkung merupakan sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Daunnya dapat diolah menjadi tumisan, sayur bening, atau berbagai masakan lainnya.

Dengan menanam kangkung di pekarangan, kebutuhan sayuran untuk keluarga bisa sebagian dipenuhi dari rumah sendiri.

Cara menanam kangkung

Siapkan pot atau wadah yang memiliki lubang drainase. Isi dengan tanah yang sudah dicampur kompos.

Taburkan benih kangkung secara merata, kemudian tutup tipis dengan tanah. Siram menggunakan air secukupnya dan letakkan di tempat yang mendapatkan cahaya matahari.

Jaga kelembapan tanah dan bersihkan rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman. Setelah tanaman cukup besar, kangkung dapat dipanen.

4. Serai

Selain sayuran, pekarangan rumah juga bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman bumbu seperti serai.

Serai memiliki aroma khas dan cukup sering digunakan dalam masakan Indonesia. Tanaman ini juga relatif mudah tumbuh sehingga tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Manfaat dan fungsi serai

Batang serai digunakan untuk memberikan aroma dan rasa pada berbagai masakan. Serai juga sering dimanfaatkan sebagai bahan minuman tradisional.

Karena bisa dipanen sesuai kebutuhan, menanam serai di rumah cukup praktis bagi keluarga yang sering menggunakannya di dapur.

Cara menanam serai

Serai dapat ditanam dari batang yang masih memiliki bagian pangkal. Pilih batang yang sehat, kemudian tanam bagian pangkalnya di tanah yang gembur.

Siram secara rutin sampai muncul akar dan tunas baru. Setelah tanaman mulai tumbuh kuat, perawatannya cukup dilakukan dengan menjaga kelembapan tanah dan memberikan pupuk organik secara berkala.

Serai bisa ditanam langsung di tanah maupun menggunakan pot berukuran cukup besar.

5. Lidah Buaya

Lidah buaya bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin memiliki tanaman dengan perawatan sederhana.

Bentuk daunnya yang tebal dan berdaging juga membuat lidah buaya cocok menjadi penghijau di sekitar rumah. Tanaman ini dapat ditanam di halaman, teras, maupun dalam pot.

Manfaat dan fungsi lidah buaya

Lidah buaya dikenal luas karena gel yang terdapat di dalam daunnya. Gel tersebut banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit dan rambut.

Selain itu, lidah buaya juga dapat menjadi tanaman hias sekaligus penghijau pekarangan.

Cara menanam lidah buaya

Cara paling mudah adalah menggunakan anakan lidah buaya yang sudah memiliki akar. Tanam anakan tersebut dalam pot dengan media yang gembur dan memiliki drainase baik.

Lidah buaya tidak membutuhkan banyak air karena mampu menyimpan air di dalam daunnya. Karena itu, penyiraman sebaiknya tidak dilakukan berlebihan.

Letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan cahaya matahari. Dengan perawatan sederhana, lidah buaya dapat tumbuh dan berkembang biak melalui anakan baru.

Tips Menanam Tanaman di Pekarangan Rumah

Sebelum mulai menanam, perhatikan kondisi pekarangan. Pastikan tanaman mendapatkan cahaya yang sesuai dan memiliki ruang untuk tumbuh.

Jika lahan terbatas, pot dan polybag bisa menjadi solusi. Pilih wadah yang ukurannya sesuai dengan jenis tanaman.

Media tanam juga perlu diperhatikan. Gunakan tanah yang gembur dan subur, kemudian campurkan kompos atau bahan organik untuk membantu menyediakan unsur hara.

Penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Jangan sampai tanah terlalu kering, tetapi hindari juga air menggenang karena dapat menyebabkan akar membusuk.

Yang tidak kalah penting, luangkan waktu untuk memeriksa tanaman. Perhatikan kondisi daun dan batang untuk mengetahui lebih awal jika tanaman terserang hama atau penyakit.

Menanam tanaman di pekarangan sebenarnya tidak sulit. Mulailah dari satu atau dua pot terlebih dahulu. Jika sudah terbiasa, jumlah tanaman bisa ditambah sesuai luas lahan dan kebutuhan keluarga.

Dengan cara sederhana tersebut, pekarangan rumah bukan hanya menjadi lebih hijau, tetapi juga bisa menghasilkan tanaman yang bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. (Ayu/CN/Djavatoday)

 Alasan Kamu Perlu Punya Sikap Bodo Amat

Setiap orang pasti memiliki karakter yang menjadi ciri khasnya tersendiri. Misalnya karakter oversensitive atau terlalu peduli yang membuat orang tersebut tidak dapat mengabaikan hal...

Sering Alami Sakit Kepala, Berikut 5 Tanda Kamu Harus Mengganti Kacamata!

Kacamata memiliki fungsi utama sebagai alat bantu penglihatan untuk penderita rabun jauh, rabun dekat, silinder, hingga orang-orang lanjut usia. Tak hanya itu, kacamata juga...

Jangan Sembarangan! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Berikan ke Kucing Peliharaanmu 

Tahukah kamu, kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat mendominasi, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di berbagai negara? Sebagian besar masyarakat memilih...

5 Rekomendasi Permainan Tradisional Anak yang Seru dan Bikin Aktif

Di tengah maraknya permainan digital, permainan tradisional anak masih punya tempat tersendiri. Permainan yang dulu dimainkan di halaman rumah, lapangan, atau jalan kampung ini...

Terbaru