Setiap orang pasti memiliki karakter yang menjadi ciri khasnya tersendiri. Misalnya karakter oversensitive atau terlalu peduli yang membuat orang tersebut tidak dapat mengabaikan hal yang terjadi di sekitar. Secara harfiah, peduli memang diasosiasikan sebagai sesuatu yang positif. Namun, apakah sikap peduli dijamin memberikan dampak baik untuk diri sendiri?
Di tengah kehidupan yang kadang semena-mena, menjadi orang yang terlalu peduli atau overcaring dapat membuat diri sendiri cenderung mudah merasa lelah. Oleh sebab itu, ada kalanya di mana kita sebaiknya bersikap cuek atau bodo amat, salah satunya yaitu tidak terlalu memikirkan perataan orang lain. Bodo amat bukan berarti kita bisa bersikap seenaknya pada apa dan siapa, tapi jadikanlah bodo amat sebagai sebuah cara untuk menjaga diri agar tidak terlalu terbebani oleh hal-hal yang sebenarnya berada di luar kendali.
5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Punya Sikap Bodo Amat
Mempunyai sikap bodo amat bisa menjadi bentuk keberanian untuk menentukan apa yang sebetulnya memiliki nilai krusial dalam hidup. Agar tidak mudah merasa lelah secara emosional, lima nilai di bawah ini juga menjadi alasan mengapa kamu perlu mempunyai sikap bodo amat.
Tidak Semua Komentar Orang Perlu dipikirkan
Orang lain pasti memiliki sesuatu yang tidak hanya untuk dipikirkan, melainkan juga untuk dikatakan. Kamu tentu tidak dapat mengontrol pandangan orang lain terhadap diri kamu. Namun, kamu bisa memilih untuk tidak terlalu memikirkan komentar orang lain selagi kamu tidak merugikan seseorang.
Membantumu Lebih Fokus Pada Diri Sendiri
Mempunyai sikap bodo amat dapat membantu kamu lebih fokus pada diri sendiri. Sebaliknya, terlalu sibuk membandingkan diri dengan orang lain berpotensi menghambat kelangsungan hidupmu. Jika kamu terus-menerus menjadikan hidup orang lain sebagai pijakan, kamu akan sulit fokus pada apa yang sedang kamu bangun dan jalani.
Mengurangi Overthinking
Mempunyai sikap bodo amat juga dapat mengurangi overthinking, lho! Hal ini dikarenakan sikap bodo amat secara tidak langsung mengajak kamu untuk menyadari bahwa tidak semua hal harus diselesaikan di dalam kepala, melainkan ada juga yang cukup diterima, dilalui, dan disudahi. Dengan begitu, pikiranmu jadi lebih jernih dan kamu pun akan mudah bertindak daripada merenung.
Membuatmu Lebih Berani Mengambil Keputusan
Salah satu alasan seseorang mengurangkan niat atau keinginannya adalah rasa takut terhadap penilaian orang lain. Hal inilah yang akhirnya membuat seseorang kehilangan banyak kesempatan. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya jangan terlalu sering melibatkan orang lain dalam urusanmu. Ingatlah bahwa tidak semua orang hadir untuk mendukung, tapi ada juga yang hobi mengkritik.
Menjaga Kesehatan Pikiran
Tidak semua hal perlu kamu perhatikan sedemikian keras karena memikirkan masalah yang tidak bisa kamu ubah hanya akan menguras energi dan pikiranmu. Kamu tidak harus memenangkan setiap perdebatan, menjelaskan diri kepada semua orang, atau membuktikan sesuatu kepada mereka yang memang tidak ingin memahaminya.
Sikap bodo amat bukan sebatas menjadi manusia yang tidak memiliki kepedulian. Sikap ini justru menjadi nilai yang dapat membantu kamu untuk memilih apa yang layak mendapatkan perhatian dan apa yang sebaiknya dikesampingkan. Dengan begitu, hidup akan terasa jauh lebih tenang karena kamu memang tidak mesti memuaskan semua orang. (Karin/Djavatoday)

