Menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu kewajiban umat Islam sebagai bentuk ketaatan pada Allah SWT. Tidak hanya itu, berpuasa juga bertujuan untuk menumbuhkan empati karena kita dilatih untuk tidak makan dan minum dari waktu imsak hingga azan magrib. Namun, berpuasa bukan sebatas menahan lapar dan dahaga, tapi juga sebagai bentuk pengendalian diri, pembersihan jiwa, serta memberi waktu istirahat pada sistem pencernaan.
Meski begitu, banyak orang yang masih sering mengeluh, terutama karena merasa tubuh kehilangan energi sehingga aktivitas yang dijalani tidak berjalan optimal. Sebab saat berpuasa, tubuh rasanya lemas, kurang bertenaga, bahkan mengantuk. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup yang kurang tepat.
5 Tips Agar Tubuh Tidak Merasa Lemas
Rasa lemas saat berpuasa biasanya terjadi karena tubuh kekurangan asupan energi dan cairan selama lebih dari dua belas jam. Nah, supaya puasa tetap lancar dan tubuh tetap berenergi, berikut lima tips yang bisa kamu terapkan!
Jangan Lewatkan Sahur
Menunaikan ibadah puasa akan terasa lengkap jika diawali dengan niat dan sahur. Selain itu, sahur juga menjadi kunci penting yang membuat tubuh lebih berenergi, sehingga tidak masalah jika harus beraktivitas seharian. Dengan sahur, kamu jadi punya cadangan bahan di dalam tubuh untuk menghindari rasa lemas. Pilih menu sahur yang mengandung karbohidrat kompleks agar energi bertahan lebih lama.
Perbanyak Asupan Cairan
Menunaikan ibadah puasa, terutama di hari kerja pasti membuat tenggorokan kering. Bahkan, banyak orang yang mengaku lebih mudah haus daripada lapar. Untuk itu, pastikan kamu mencukupi kebutuhan cairan dengan pola 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Hindari pula minuman tinggi gula serta berkafein karena dapat memicu dehidrasi.
Hindari Makanan Terlalu Manis dan Berminyak
Makanan atau minuman manis seperti kolak, es campur, sirop, serta makanan berminyak seperti gorengan dan makanan cepat saji dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan gangguan pencernaan. Selain itu, kadar insulin yang tinggi juga dapat memicu peningkatan produksi serotonin, sehingga menimbulkan rasa lelah dan kantuk. Untuk itu, mulailah kurangi konsumsi makanan manis dan berminyak, terutama saat berbuka.
Atur Pola Tidur dengan Baik
Perubahan jadwal makan selama puasa sering kali memengaruhi pola tidur. Hal ini dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Untuk meminimalkan risiko tersebut, usahakan tetap tidur selama 6–8 jam per hari. Atur waktu istirahat lebih awal di malam hari atau menambahkan tidur siang singkat sekitar 20–30 menit. Saat kamu tidur cukup, tubuh akan melakukan pemulihan energi dan menjaga sistem imun agar tetap optimal selama berpuasa.
Tetap Lakukan Aktivitas Fisik Ringan
Berpuasa tidak mengurangi jatah olahraga. Justru aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dan peregangan bisa membuat tubuh menjadi lebih bugar. Lakukan olahraga ringan menjelang waktu berbuka agar kamu bisa segera mengganti cairan tubuh yang hilang. Hindari pula olahraga berat di siang hari karena dapat mempercepat kehilangan cairan dan membuat tubuh semakin lemas.
Menunaikan ibadah puasa tanpa merasa lemas bukan hal yang sulit jika kamu menerapkan pola hidup sehat. Yuk, mulai biasakan diri untuk menjaga asupan nutrisi seimbang. Dengan persiapan yang tepat, ibadah puasa di bulan Ramadan dapat dijalani dengan penuh energi, fokus, dan semangat hingga waktu berbuka tiba. Selamat berpuasa! (Karin/Djavatoday)

