5 Elemen Dekorasi yang Sering Ditemukan di Rumah Ala Jepang

Hunian Jepang memang terlihat elegan dan unik dengan berbagai elemen dekorasi yang menghiasinya. Tak hanya berfungsi sebagai hiasan saja, berbagai dekorasi ini juga memiliki nilai fungsional, sehingga tak jarang banyak orang yang ingin mendesain rumahnya seperti rumah ala Jepang.

Ciri khas dari rumah di Negeri Sakura adalah mengusung konsep menyatu dengan alam. Oleh karena itu, sebagian besar furniturnya selalu menggunakan material kayu atau bambu. Berikut ini adalah beberapa elemen dekorasi yang biasa di temukan di rumah dengan dekorasi khas Jepang, antara lain :

Baca juga : Tips Memilih Furniture Kayu untuk Desain Interior Rumah

Kakejiku

Kakejiku adalah kaligrafi dinding yang menggunakan kain sutra. Sering juga disebut Kakemoni, yaitu sebuah hiasan dinding yang digantung. Kakejiku biasanya berupa gambar pemandangan, tanaman, burung atau kaligrafi berisi puisi.

Dalam bahasa Inggris, Kakejku biasa di sebut Japanese Hanging Scroll, Wall Scroll Painting, Hung Scroll, dan Hanging scroll. Dekorasi dinding ini terbuat dari kain sutra. Pada bagian atas dan bawah terdapat kayu panjang yang berfungsi untuk menggulung Kakejiku saat tidak di gunakan.

Ofuro

Ofuro adalah sebuah bak mandi dengan dudukan atau semacam pijakan di dalamnya. Inilah yang membedakan bak mandi orang Jepang dengan bak mandi biasa.

Pijakan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan saja, melainkan berfungsi sebagai tempat duduk saat kita berendam. Masyarakat Jepang biasanya membersihkan badan terlebih dahulu di luar Ofuro. Setelah di bilas sampai bersih, mereka kemudian akan berendam di dalam Ofuro yang sudah diisi air hangat.

Ofuro tradisional biasa terbuat dari kayu hinoki yang di anggap suci. Namun sekarang, banyak juga yang membuatnya dari bahan plastik ataupun keramik.

Shoji

Rumah ala Jepang tak lengkap rasanya jika tidak menggunakan Shoji. Shoji adalah pintu geser yang terbuat dari kertas tembus pandang. Mekanismenya sama seperti sliding door yang terdapat di rumah-rumah modern.

Uniknya, Shoji ini terbuat dari kertas tembus pandang yang direkatkan pada kerangka kayu. Oleh karena itu, pintu ini tidak akan menghalangi cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah.

Chabudai

Chabudai yaitu meja berkaki pendek dengan ketinggian kurang lebih sekitar 15 – 30 cm. Meja ini memiliki empat kaki penyangga bahkan ada yang bisa dilipat atau dilepas pasang.

Orang Jepang terbiasa duduk di lantai. Oleh karena itu, mereka biasa menggunakan meja kecil untuk berbagai keperluan seperti makan, bekerja ataupun belajar.

Byobu

Byobu yaitu sebuah sekat pemisah bergambar kaligrafi yang terdiri dari beberapa panel dan dapat dilipat. Benda ini berfungsi untuk memisahkan ruangan, seperti membatasi area dapur dan ruang makan. Selain berfungsi sebagai pemisah area, Byobu juga dihiasi oleh lukisan atau kaligrafi. (Willy/Djavatoday)

Atasi Minyak Berlebih pada Wajah, Berikut 5 Manfaat dan Tips Menggunakan Blotting Paper

Kondisi wajah berminyak sering kali membuat seseorang merasa tidak nyaman dan kurang percaya diri, terutama ketika harus tampil di depan orang lain. Saat kelenjar...

Kurangi Intensitas Komunikasi, Begini Cara Cut Off Teman yang Toxic!

Memiliki teman yang suportif dan selalu memberi semangat adalah dambaan semua orang. Sayangnya, orangsulitmendapatkan circle yang positif karena tidak semua orang memiliki tingkat kedewasaan...

Jangan Salah Pilih Shade, Berikut 5 Penyebab Make Up Oksidasi dan Tips Mengatasinya!

Pernahkah kamu merasa wajahmu tampak lebih gelap dan kusam setelah beberapa jam pemakaian make up? Kondisi ini biasa disebut dengan istilah oksidasi, yakni ketika...

Ini Dia 6 Penyebab Mudah Lupa Selain karena Faktor Usia

Lupa merupakan salah satu sifat alami manusia yang dapat terjadi pada siapa saja. Hal ini dikarenakan manusia memiliki kapasitas memori yang terbatas sehingga tidak...

Terbaru