Perbedaan magang dan kerja. Saat memasuki dunia karier, kamu pasti pernah dengar istilah magang dan kerja. Kedua istilah ini sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Sayangnya banyak orang tidak begitu memedulikan perbedaannya. Ketidakpahaman ini dapat mengakibatkan terjadinya ketidakpuasan akan pekerjaannya.
Magang dan kerja bagus, hanya saja kamu harus bisa memposisikan diri dengan baik ketika memilih untuk mengambilnya sebagai langkah kariermu. Pegawai magang dan pegawai kontrak juga memiliki perbedaan dalam status pekerjaannya. Lantas mana kah yang lebih baik antara magang dan kerja? Yuk simak perbedaannya berikut.
4 Perbedaan Magang dan Kerja
Berikut beberapa perbedaan magang dan kerja.
Status pekerjaan
Perbedaan magang dan kerja yang pertama terletak pada status kepegawaiannya. Posisi magang biasanya diisi oleh siswa ataupun mahasiswa yang bekerja di suatu perusahaan dengan tujuan mendapatkan pengalaman kerja. Beberapa posisi magang juga terbuka untuk lulusan baru. Status pegawai magang biasanya hanya bersifat sementara dan tidak ada jaminan dapat diangkat menjadi karyawan tetap.
Sementara itu, status kerja diberikan kepada pegawai yang dipekerjakan oleh suatu perusahan dalam jangka waktu tertentu. Umumnya lebih lama dari durasi magang. Kontrak mereka juga bisa diperpanjang sesuai ketentuan dan kesepakatan bersama.
Jam kerja
Pegawai magang umumnya memiliki jam kerja yang lebih fleksibel, bahkan beberapa juga ada yang menggunakan sistem bekerja jarak jauh. Hal ini sangat memudahkan para pelajar untuk menyesuaikan dengan jadwal kuliahnya.
Nah untuk status pekerja kontrak mereka biasanya memiliki jam operasional yang ditetapkan secara paten. Kantor operasional biasa umumnya bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Ada juga kantor yang bekerja secara shift yaitu sift pagi, siang, dan malam. Namun normalnya jam kerja yang baik maksimalnya 8 jam per hari.
Upah
Perbedaan magang dan kerja yang berikutnya yaitu upah yang mereka dapatkan. Banyak posisi magang yang gak diberi upah dalam bentuk uang. Biasanya mereka hanya memberikan kelas gratis, pengembangan skill, sertifikat, dan benefit umum lainnya. Meski begitu, beberapa posisi magang juga memberi upah berupa uang, biasanya disebut dengan uang saku.
Para pegawai yang bekerja kontrak mereka menerima upah yang lebih banyak dari pegawai magang. Mereka mendapatkan gaji, tunjangan kesehatan, tunjangan ketenagakerjaan, dan hak-hak pekerja lainnya.
Tujuan
Kedua posisi ini mempunyai keuntungannya masing-masing. Posisi magang bisa kamu ambil untuk menambah pengalaman. Cocok untuk pelajar dan para lulusan baru yang ingin memperkuat pengalaman. Pegawai kontrak cocok untuk kamu yang udah punya pengalaman dan ingin fokus membangun karier.
Itulah perbedaan magang dan kerja yang perlu kamu pahami. Menjadi pegawai kontrak mungkin memiliki gaji yang lebih tinggi namun kamu juga perlu bersaing dengan ribuan orang yang bisa jadi mempunyai pengalaman yang lebih bagus. Dengan adanya program magang kamu bisa belajar sekaligus praktik langsung agar kemampuanmu makin terasah. (Ume/Djavatoday)

